Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Filipina Setujui Perjanjian Damai dengan Muslim Moro

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Januari 2014 08:34 8:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Januari 2014 08:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Filipina mengatakan pihaknya telah menandatangani kesepakatan damai dengan kelompok Muslim terbesar guna mengakhiri konflik 40 tahun di selatan negara itu yang telah menewaskan ribuan orang.

Jurubicara kepresidenan Edwin Lacierda kepada Associated Press mengatakan, para perunding dan pemimpin Front Pembebasan Islam Moro (MILF) yang berkekuatan 11.000 orang menuntaskan perundingan pada hari Sabtu (24/1/2014) berupa dokumen final berisi antara lain deaktivasi bertahap pasukan MILF.

Perjanjian itu, beserta tiga kesepakatan lainnya, yang merupakan kesepakatan damai komprehensif diharapkan bisa ditandatangani segera di Manila. Perundingan-perundingan terakhir digelar di Malaysia, yang menjadi penengah dalam negosiasi itu.

Presiden Filipina Benigno Aquino III berharap dapat menuntaskan kesepakatan damai akhir dengan kelompok Muslim sebelum masa pemerintahannya berakhir pada pertengahan 2016.

Perlawan kelompok-kelompok Muslim di selatan Filipina (negara dengan komposisi penduduk penganut Kristen Katolik Roma terbesar di kawasan Asia, 80% dari total populasi) berangkat dari diingkarinya janji oleh pemerintah Manila atas penduduk di kawasan Pulau Mindanao dan sekitarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dulu, ketika setuju untuk bergabung dengan negara kepulauan Filipina, kerajaan dan suku-suku di selatan yang mayoritas Muslim dan wilayahnya kaya sumber daya alam –terutama minyak bumi– meminta syarat dijadikan sebagai wilayah otonomi khusus. Syarat itu diterima oleh pemerintah Filipina.

Namun dalam perjalanannya kemudian, pemerintah Manila justru memegang kendali penuh atas wilayah tersebut, termasuk dalam urusan pengelolaan sumber daya alamnya, sehingga Mindanao dan sekitarnya menjadi wilayah yang dimarjinalkan. Padahal sumber minyak di Filipina paling banyak terdapat di daerah Muslim di selatan dibanding daerah lain.

Disamping diburu ladang minyaknya, penduduk di selatan Filipina itu juga menjadi ladang kristenisasi oleh para penyebar Bibel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Luncurkan Ensiklopedi Islam
Tulisan selanjutnya Inggris Tangkap Warganya yang Pulang dari Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Berita
19 Oktober 2026 16:57
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?