Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hungaria Beri Suaka Terpidana Korupsi Eks PM Makedonia, Bisa Digugat ke ICC

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 November 2018 07:02 7:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 November 2018 07:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan perdana menteri Republik Makedonia Bekas Yugoslavia (FYROM), Nikola Gruevski, telah mendapatkan suaka dari pemerintah Hungari, lapor koran Magyar Idok Selasa (20/11/2018) seperti dilansir Euronews.

Gruevski, politisi nasionalis, melarikan diri dari Republik Makedonia enam bulan setelah divonis penjara 2 tahun atas sejumlah dakwaan korupsi. Dia menjabat perdana menteri sejak 2006 sampai 2016 dan merupakan sekutu dekat PM Hungaria Victor Orban.

Setelah pengadilan banding pada 9 November mengeluarkan vonis yang tidak berpihak kepadanya, Gruevski mangkir dari kewajibannya menjalani hukuman. Akibatnya, pihak berwenang mengeluarkan surat perintah penangkapan atas Gruevski.

  • Eks PM Makedonia Terpidana Korupsi Buron Minta Suaka di Hungaria

Koran Magyar Idok melaporkan bahwa Kantor Imigrasi dan Suaka Hungaria menganggap permohonan suaka yang diajukan Gruevski telah memenuhi syarat.

Reuters melaporkan bahwa baik pihak kantor imigrasi maupun jubir pemerintah Hungaria tidak ada yang menanggapi ketika dimintai komentar perihal suaka untuk Gruevski.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tamas Hoffmann, seorang pakar hukum internasional, kepada Euronews mengatakan bahwa apabila Gruevski diberikan suaka politik, maka Hungaria tidak akan mengekstradisinya, sebab Gruevski sekarang dianggap sebagai Internationally Protected Person.

Hoffmann menambahkan, jika FYROM dapat membuktikan negara Hungaria ikut ambil bagian dalam menyelundupkan Gruevski keluar dari negaranya, dengan bantuan dari perwakilan Hungaria manapun, maka berdasarkan Vienna Convention on Consular Relations negara FYROM dapat menggugat Hungaria di Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) yang berada di Den Haag, Belanda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Larang 18 WN Saudi Bepergian ke Zona Schengen
Tulisan selanjutnya Pemuda Norwegia Memaksa Ratusan Anak Lelaki Lakukan Aksi Seksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz

Berita
28 September 2026 07:00
Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya
Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?