Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia Tangkap Kapal Ukraina Dekat Krimea

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 November 2018 06:35 6:35 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 November 2018 06:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Rusia hari Ahad (25/11/2018) menahan tiga kapal Ukraina di lepas pantai Krimea setelah melepaskan tembakan ke arah mereka dan melukai tiga pelaut.

Dinas keamanan federal Rusia FSB, yang bertugas mengawasi perbatasan, mengatakan bahwa pihaknya terpaksa melepaskan tembakan karena kapal-kapal tersebut memasuki wilayah perairan Rusia secara ilegal. Tiga pelaut Ukraina yang terluka dalam kondisi stabil dan mendapat perawatan medis, imbuhnya.

Sebelumnya pada hari yang sama, Rusia memblokir akses ke Laut Azof dari arah Laut Hitam, menuding ketiga kapal Ukraina yang sama memasuki teritorinya tanpa izin, lansir DW.

Dua kapal artileri Angkatan Laut Ukraina dan sebuah kapal tunda itu sedang dalam perjalanan dari Odessa di Laut Hitam ke Mariupol di Laut Azov lewat Selat Kerch, perairan sempit di antara Semenanjung Krimea dan daratan Rusia.

Pihak AL Ukraina mengatakan bahwa sebuah kapal penjaga perbatasan Rusia merespon kehadiran mereka dengan menembaki kapal tunda, sehingga kapal penarik itu rusak di bagian mesin dan lambungnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ukriana mengatakan tindakan Rusia tersebut melanggar hukum internasional dan bersumpah akan mengambil tindakan hukum diplomatik sebagai balasannya.

FSB bersikukuh mengatakan pihaknya sebelumnya sudah mendapatkan pemberitahuan perihal pergerakan kapal-kapal tersebut.

Secara terpisah Uni Eropa dan NATO menyeru agar kedua pihak menahan diri dan meminta kepada Rusia agar mengembalikan kebebasan melintas di Selat Kerch.

Sebuah perjanjian yang disepakati tahun 2003 menyatakan bahwa wilayah perairan tersebut merupakan kawasan yang dipakai bersama. Namun sejak 2015 menyusul invasi ke Krimea, pihak Rusia mendominasi kontrol terhadap perairan tersebut.

Rusia menganeksasi Semenanjung Krimea tahun 2014. Sejak itu terjadi perang sipil antara pihak Ukraina dengan kelompok separatis yang ingin agar wilayah tersebut bergabung dengan Rusia.

Di masa Uni Soviet, Krimea dan Ukraina berada dalam naungan pemerintah Kremlin.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Tutup Pintu Perbatasan California-Meksiko
Tulisan selanjutnya Tentara India Bunuh 6 Militan Kashmir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG

Berita
24 September 2026 09:52
Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Terbaru

  • Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
  • LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
  • LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
  • Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
  • MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?