Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Orang Masuk ke Jerman secara Ilegal Naik Bus dan Kereta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Januari 2019 20:18 8:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Januari 2019 20:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepolisian Federal Jerman menangkap lebih dari 14.000 orang memasuki wilayah negaranya secara ilegal dengan menggunakan moda transportasi bus dan kereta pada tahun 2018, lapor koran Rheinische Post hari Senin (28/1/2018) seperti dilansir DW.

Sebuah dokumen internal kepolisian federal yang dilihat oleh koran itu menunjukkan bahwa hampir 8.000 migran memasuki Jerman dengan menggunakan bus dan lebih dari 6.000 dengan kereta. Kebanyakan migran itu berasal dari Afghanistan, Nigeria, Iraq, Suriah dan Turki.

Sekitar 6.000 orang masuk ke Jerman dengan menumpang bus dan kereta dari Austria, perbatasan yang jumlah pelintas ilegalnya paling tinggi. Perbatasan yang paling banyak dilintasi pendatang ilegal selanjutnya adalah perbatasan dengan Prancis dan perbatasan dengan Swiss.

Anggota kepolisian federal hanya menolak masuk migran ilegal yang menyeberangi perbatasan Austri-Jerman.

Pemeriksaan paspor atas penumpang bus semakin sulit dilakukan setelah European Court of Justice memutuskan bahwa Jerman sebagai anggota Schengen Area melarang perusahaan-perusahaan otobus memeriksa kartu identitas penumpangnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah perusahaan otobus Jerman dan sebuah perusahaan otobus Spanyol menggugat regulasi Jerman yang mengharuskan mereka memeriksa paspor dan surat izin tinggal penumpang sebelum melintasi perbatasan.

Keputusan pengadilan Eropa itu masih dikaji oleh Pengadilan Administrasi Federal Jerman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jika Rakyat Minta Pajak Dikurangi, Menkeu Prancis Akan Mengetatkan Anggaran
Tulisan selanjutnya Tujuh Keluarga Mualaf asal Nias Dapat Santunan di Aceh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun

Berita
17 September 2026 17:50
Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga
Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?