Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Prabowo: Kebocoran Rp 1.000 T, KPK: Potensinya Capai Rp 2.000 Triliun

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 April 2019 16:24 4:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 April 2019 18:00
Bagikan
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bagikan

Hidayatullah.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, potensi kebocoran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp 2.000 triliun atau lebih separuh dari pendapatan yang diperoleh saat ini.

Angka tersebut ternyata dua kali lipat dari angka yang dibeberkan calon presiden 02, Prabowo Subianto sebesar Rp 1.000 triliun.

KPK mengungkapkan, mestinya pendapatan Indonesia mencapai sekitar Rp 4.000 triliun. Akan tetapi, kenyataa saat ini baru sekitar separuhnya yang masuk ke negara. Melihat potensi pendapatan yang besar, APBN harusnya jauh lebih tinggi dari saat ini.

“Tetapi kenyataanya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin. Kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan, maka pendapatan Rp 4.000 triliun bisa dicapai,’’ ujar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Semarang, Jawa Tengah, Senin (01/04/2019).

Data tersebut diperoleh dari perhitungan Litbang KPK yang mengungkap, pemerintah Indonesia seharusnya menerima pendapatan Rp 4.000 triliun tiap tahunnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Mendagri Akui Anggaran Pemerintah Bocor Dimana-mana

Menurutnya, cakupan pengawasan KPK tak hanya perihal biaya maupun keuangan negara yang digunakan oleh pejabat penyelenggara negara. Namun, KPK juga bicara ihwal penerimaan yang semestinya diterima oleh negara. Penerimaan yang dihitung ini bersumber dari seluruh daerah, dengan catatan apabila tidak ada kebocoran.

Dijelaskan, inovasi penerimaan pajak secara online itu menjadi wujud nyata upaya mencegah kebocoran anggaran yang terjadi. Saat ini sejumlah daerah disebut telah bisa memantau pendapatan dari berbagai sumber seperti hotel, restoran, tempat hiburan, dan lahan parkir.

Di antara wilayah yang telah menerapkan adalah Provinsi Bali.

“Di Bali sudah pakai software. Otomatis pendapatan 10 persen masuk ke kas daeah. Secara online ini paling efektif (mencegah kebocoran),” ujarnya pada saat memberikan sambutan di acara perjanjian kerja sama monitoring online penerimaan pembayaran pajak daerah antara Bank Jateng dengan Pemerintah kota/kabupaten di Jateng di Hotel Gumaya Semarang kutip INI-Net.

Baca: Prabowo: Saya Pertaruhkan Nyawa untuk Melawan Korupsi

Temuan KPK tersebut memperkuat dugaan capres Prabowo yang mengungkap bahwa Pemerintah Indonesia mengalami kebocoran anggaran lebih Rp 1.000 triliun. Data ini diperoleh Prabowo dari hitung-hitungan tim pakar ekonomi Prabowo-Sandiaga Uno.

Saat berkampanye di Manado (Sulawesi Utara) dan Makassar (Sulawesi Selatan), Prabowo mengungkap, kebocoran negara terlalu besar setiap tahunnya. Separuh duit yang ada dalam negeri dibawa keluar membuat rakyat tetap miskin, gaji pegawai rendah, sedangkan pejabat terus korupsi.

“Kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia. Dan juga saya mengatakan kebocoran kekayaan negara terlalu besar setiap tahun. Saya hitung, kebocoran kita tiap tahun, kurang lebih Rp 1.000 triliun tiap tahun. Saya hitung kebocoran anggaran minimal 25 persen,” ujarnya, Ahad (24/03/2019).

Baca: Wapres JK Akui Adanya Kebocoran Anggaran Pemerintah

Prabowo menegaskan kembali kebocoran itu saat kampanye di Lapangan Karebosi Makassar. Indonesia mengalami kebocoran Rp 1.000 triliun per tahun.

“Negara kita sudah kebocoran. Tapi saya tidak mau ungkap di sini. Nanti saya akan buka jika saya terpilih jadi presiden,” ujarnya, Ahad (24/03/2019).

Oleh arena itu, apabila kebocoran dihentikan pada kepemimpinan mendatang, Prabowo yakin mampu menaikkan taraf hidup rakyat dari angka kebocoran tersebut. Indonesia hanya bisa sejahtera jika potensi alamnya dikembalikan kepada rakyat secara menyeluruh.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anggaran bocoranggaran negaraBasaria Panjaitandebat pilpresKorupsiKPKPrabowo Subianto
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komitmen Capres Buyarkan Isu “Pilpres Pertarungan Pancasila vs Khilafah”
Tulisan selanjutnya Khitanan Suku Togutil, Dinkes harap Aksi IMS Meluas di Halmahera Timur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?