Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Penelitian: Ulat Pemakan Plastik Bisa Menguraikan Sampah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Juli 2019 07:17 7:17 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Juli 2019 07:17
Bagikan
Ulat lilin cacing
Bagikan

Hidayatullah.com–Ulat yang mengunyah kantong plastik bisa menjadi kunci untuk mengatasi polusi plastik, kata para ilmuwan.
Para ilmuwan di Universitas Cambridge telah menemukan bahwa larva ngengat, yang memakan lilin di sarang lebah, juga dapat mencerna plastik.

Eksperimen menunjukkan serangga itu dapat memecahkan ikatan kimia dalam plastik dengan cara yang sama dalam mencerna lilin lebah.
Setiap tahun, sekitar 80 juta ton plastik polietilen diproduksi di seluruh dunia.

Plastik ini digunakan untuk membuat berbagai tas belanja dan pengemasan makanan, di antara hal-hal lain, tetapi butuh ratusan tahun untuk terurai sepenuhnya.

Nah, larva ngengat (Galleria mellonella) ini dapat membuat banyak lubang di sebuah tas plastik dalam kurun waktu kurang dari satu jam.

Dr Paolo Bombelli adalah seorang ahli biokimia di Universitas Cambridge dan salah satu dari peneliti dalam penelitian ini.

Baca Juga

Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan

“Ulat ini akan menjadi titik awal,” dia mengatakan pada BBC News.

“Kita perlu memahami bagaimana proses ini berlangsung.

“Kami berharap dapat memberikan solusi teknis untuk menimalisir masalah limbah plastik.”

Dr Bombelli dan rekannya Federica Bertocchini dari Dewan Riset Nasional Spanyol telah mematenkan penemuan ini.

Mereka ingin mempercepat proses menemukan rahasia kimia di balik penguraian alami plastik ini.

Mereka berpikir mikroba dalam ulat – dan juga serangga itu sendiri – mungkin berperan dalam menghancurkan plastik.

Jika proses kimia dapat diidentifikasi, itu dapat mengarah pada solusi untuk mengelola limbah plastik di lingkungan.

“Kami berencana untuk mengimplementasikan penemuan ini ke dalam sebuah cara yang layak untuk menyingkirkan limbah plastik, mencari solusi untuk menyelamatkan laut, sungai dan semua lingkungan kita dari konsekuensi yang tak terhindarkan dari akumulasi plastik,” kata Dr Bertocchini.

“Namun, kita seharusnya tidak merasa dibenarkan untuk membuang polietilen dengan sengaja di lingkungan kita hanya karena kita sekarang tahu cara menguraikannya secara biologis.”

Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal, Current Biology.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Galleria mellonellalarva ngengatlimbah plastikPlastikulatulat pemakan plastik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Skotlandia Memiliki Angka Kematian Paling Tinggi Terkait Narkoba di Uni Eropa
Tulisan selanjutnya Syiah Hizbullah Pindahkan Pasukannya ke Perbatasan Libanon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

8 Juli 2026 08:09
Iptekes

UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

3 Juli 2026 20:54
Iptekes

Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

21 Juni 2026 13:43
Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?