Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Skotlandia Memiliki Angka Kematian Paling Tinggi Terkait Narkoba di Uni Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juli 2019 22:06 10:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juli 2019 06:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Jumlah kematian berkaitan dengan narkoba di Skotlandia melonjak menjadi 1.187 tahun lalu, menurut data statistik resmi terbaru.

Jumlah kematian akibat narkoba 27% lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, dan merupakan yang tertinggi sejak dilakukan pencatatan pada tahun 1996.

Dengan demikian, Skotlandia yang tergabung dalam Kerajaan Inggris Raya merupakan negara di kawasan Uni Eropa yang paling banyak kasus kematiannya yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Angka itu juga berarti kematian narkoba di Skotlandia tahun lalu jumlahnya lebih banyak dibanding kematian berkaitan dengan minuman beralkohol yang mencapai 1.136 kasus.

Dilansir BBC, statistik yang dirilis National Records of Scotland hari Selasa (16/7/2019) itu menunjukkan bahwa hampir tiga perempat (72%) korban mati akibat narkoba adalah laki-laki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kebanyakan kematian itu bersangkutan dengan penggunaan heroin (1.021 kasus), sementara 792 kasus berkaitan dengan pil semacam diazepam dan etizolam.

Mereka yang meninggal dunia karena narkoba kebanyakan berusia antara 35 dan 44 yaitu 442 kasus. Disusul kemudian oleh kelompok usia 45-54 tahun dengan 345 kasus.

Skotlandia yang memiliki populasi 5,4 juta jiwa dikatakan bahwa sekitar 60.000 orang penduduknya adalah pengguna narkoba.

Dr. Saket Priyadarshi, dari unit pelayanan kecanduan di dinas kesehatan NHS wilayah Greater Glasgow dan Clyde, mengatakan kepada wakil-wakil rakyat di parlemen pekan lalu bahwa Skotlandia memiliki jumlah kasus kematian berkaitan narkoba lebih tinggi dibanding wilayah lain di Inggris Raya, karena jumlah pecandu narkoba di Skotlandia lebih tinggi dibanding wilayah lain.

Tidak hanya itu, pengguna narkoba di Skotlandia tidak sedikit yang senang mengoplos beragam pil dengan opiat semacam heroin, methadone dengan benzodiazepin, serta dengan valium jalanan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:narkobaskotlandia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakai Rambut Palsu Berisi Kokain Pria Kolombia Diringkus di Spanyol
Tulisan selanjutnya Penelitian: Ulat Pemakan Plastik Bisa Menguraikan Sampah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?