Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Remaja Indonesia dan Filipina Ditangkap karena Membunuh Bayi di Malaysia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 September 2019 19:02 7:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 September 2019 16:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Empat remaja putri dijebloskan ke dalam tahanan di Malaysia, karena menyiksa seorang bayi berusia 20 bulan hingga tewas.

“Sekarang mereka sering menangis di dalam tahanan. Kami berusaha berbicara dengan mereka,” kata kepala kepolisian wilayah distrik Semporna Sabarudin Rahmat seperti dilansir The Star Senin (23/9/2019).

Keempat remaja putri itu, tiga asal Filipina dan satu Indonesia berusia 16-19 tahun, dititipi untuk menjaga bayi itu yang merupakan anak teman satu pondokan mereka. Ibu si bayi merupakan orangtua tunggal berusia 23 tahun.

Hari Jumat (20/9/2019), ibu si bayi melarikan anaknya ke RS Semporna setelah mendapati anaknya dalam kondisi lemah, pucat dan bernafas tidak normal.Bocah itu kemudian meninggal dunia pada pukul 18:45 waktu setempat.

Ibu muda itu, yang berpisah dari suaminya lebih dari setahun silam, melaporkan kasusnya ke kepolisian kurang dari satu jam kemudian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sabarudin mengatakan polisi memiliki saksi-saksi yang melihat para remaja itu memperlakukan anak tersebut dengan kasar. Meskipun demikian polisi masih mencari tahu apa yang melatarbelakangi tindakan keji para pelaku.

Polisi mengatakan pelaku tidak dalam pengaruh natkotika atau obat terlarang.

Hari Sabtu, Sabarudin mengatakan keempat remaja itu ditangkap dengan tuduhan pembunuhan.

Peristiwa terjadi di Kampung Egang-Egang di Bum-Bum Island, dekat Kota Kinabalu, ketika si ibu menitipkan anaknya kepada keempat remaja itu sebab ada keperluan sejenak di luar.

Namun, ketika si anak tidak berhenti menangis, salah satu pelaku mulai menampari bayi malang itu dan melemparnya ke tempat tidur. Pelaku kemudian menyeret bayi itu dan kepala si bayi membentur rangka besi tempat tidur.

Sabarudin mengatakan kemudian tersangka lainnya menginjak punggung bayi itu.

Keempat pelaku ditangkap pada hari Jumat pukul 9:30 malam.

Ibu dan bayinya berasal dari komunitas Bajau penduduk lokal daerah itu. Tiga remaja Filipina dan satu remaja Indonesia itu tinggal satu rumah dengannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:indonesiaMalaysiaPembantuTKW
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya A. Hassan dalam Pandangan Dr. G.F. Pijper
Tulisan selanjutnya Gelombang Demo Mahasiswa Tuntut Presiden Jokowi Mundur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?