Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Pancasila dan Agama Haruskah Dibenturkan?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Desember 2019 14:41 2:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Desember 2019 14:41
Bagikan
[Ilustrasi] Garuda Pancasila.
Bagikan

“SAYA rasa, tidak usahlah Pancasila itu diadu dengan Agama, sebab agama itu adalah tempat yang subur untuk mengembangbiakkan nilai-nilai tersebut.”

Kata-kata ini diucapkan oleh Moh. Natsir di Masjid Rahman Hakim (Universitas Indonesia) pada 2 April 1972.

Tepatnya suatu pertemuan dengan para Muballigh-Muballighah, Pimpinan Lembaga Dakwah, pengurus-pengurus masjid dan lain-lain se-daerah Jakarta.

Pada waktu itu, ada pihak yang berusaha membenturkan antara agama dan Pancasila; khususnya dengan agama Islam.

Padahal, antara agama dan Pancasila, menurut Natsir tidak pertentangan. Malah, Pancasila menurut beliau akan menjadi subur di atas landasan Islam.

Baca Juga

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo

Pada masa itu juga ada ide untuk penghapusan pelajaran ilmu agama dari Sekolah Rakyat hingga Perguruan Tinggi karena dianggap hanya membuat “cekcok”.

Gejala demikian saat ini masih berulang. Ada yang mencoba menabrakkan agama dengan Pancasila; merasa paling Pancasilais; menuduh radikal orang yang komitmen dengan ajaran agama; bahkan mencoba mengubah ajaran agama (Islam) yang tak sesuai dengan Pancasila.

Kata Natsir, “kalau dicabut dari landasan Agama, maka Sila-sila itu akan ‘kering’, ibarat benih yang layu, tak berdaya apa-apa.”

Terkait hubungan Pancasila dan agama, Buya Natsir menyitir perkataaan Prof. John Oman, “Religion without morality lacks a solid earth to walk on, Morality without religion lacks a wide heaven to breath in.”

Artinya, agama yang tidak memberikan kepada penganutnya tuntunan moral yang tegas-tegas, maka agama itu tidak mempunyai tanah tempat berpijak. Sebaliknya, moral tanpa agama, kehilangan langit yang luas tempat bernapas.

Oleh karenanya, Pancasila dan agama memang tak perlu dipertangkan dan diceraikan. “Apabila agama diceraikan dari pendidikan,” kata Natsir, “maka moral Pancasila itu akan terkatung-katung di awang-awang, karena tidak dapat bernafas.” (Natsir, Agama dan Moral, 1972:14-16).* Mahmud Budi Setiawan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agamaislamIslam dan PancasilaMohamad NatsirNatsirNegarapancasila
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dana Insentif Rp23 M Diberikan ke Dai, Guru Ngaji, Imam, Penyuluh Agama
Tulisan selanjutnya Hari Anti Korupsi Sedunia, Mahasiswa Minta Presiden Keluarkan Perpu KPK

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Sejarah

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

15 Juni 2026 07:41
Sejarah

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina

23 Mei 2026 15:57
Sejarah

Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

17 Mei 2026 13:42
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?