Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB: Tolong!! Jutaan Warga Zimbabwe Sangat Membutuhkan Makanan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Desember 2019 18:45 6:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Desember 2019 18:45
Bagikan
Zimbabwe pernah menjadi produsen pangan besar di kawasan selatan Afrika, tetapi saat ini sedang berada di tengah kekeringan dan inflasi yang keduanya mempengaruhi produksi pangan.
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari setengah penduduk Zimbabwe yang berjumlah 14 juta sangat kekurangan makanan, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa. Persedian bantuan pangan yang disedikannya akan segera habis pada akhir Februari.

Jutaan orang di Zimbabwe terancam kekurangan makanan dalam beberapa pekan jika masyarakat internasional tidak menyalurkan dana untuk pangan ke negara Afrika itu, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa hari Senin (30/12/2019) memperingatkan warga dunia.

Hampir delapan juta orang atau setengah dari penduduk Zimbabwe saat ini mengalami gangguan keamanan pangan, kata World Food Programme (WFP).

Niels Balzar, wakil direktur WFP di Zimbabwe, mengatakan krisis pangan kali ini –yang terburuk kurun 10 dekade terakhir– diakibatkan oleh kekeringan dan juga kesalahan tata kelola pangan selama pemerintahan Robert Mugabe.

Balzar mengatakan WFP memerlukan lebih dari $200 juta untuk membantu mereka yang membutuhkan pada paruh pertama tahun 2020 saja. Angka itu jauh lebih besar dari bantuan yang ada saat ini yaitu 4,1 juta, lansir DW.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami akan kehabisan stok makanan pada akhir Februari, bertepatan dengan puncak dari musim kelaparan, ketika kebutuhan sedang tinggi-tingginya,” kata Balzar.

WFP mengatakan hasil panen jagung pada 2019 hanya setengah dari hasil panen tahun sebelumnya, dan panen keseluruhan bahan pangan serealia hanya mecukupi setengah dari total kebutuhan nasional. Hujan yang ditunggu-tunggu datangnya lambat dan kalaupun turun jumlahnya tidak mencukupi. Lebih parah lagi, diperkirakan cuaca dalam beberapa pekan mendatang cenderung panas dan kering yang akan berlangsung lama sehingga mengancam hasil panen bulan April.

Tidak hanya itu, inflasi menyebabkan harga-harga barang kebutuhan pokok sulit dijangkau kebanyakan orang Zimbabwe. Contohnya, harga roti yang merupakan makanan pokok sekarang 20 kali lebih mahal dibanding enam bulan lalu.

Akibat krisis ekonomi yang begitu luas, keluarga-keluarga di Zimbabwe harus mengurangi makan, mengeluarkan anak-anak dari sekolah karena tak ada uang dan terjebak hutang yang tidak dapat mereka lunasi, kata WFP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kekeringankelaparanpanganWFPZimbabwe
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Syiah Iraq Siap Bekerja Sama dengan Saingan Politik yang Didukung Iran untuk Mengadang Pasukan AS
Tulisan selanjutnya Mantan PM Kroasia Ivo Sanader Korupsi Divonis 6 Tahun Penjara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?