Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakar: Normalisasi ‘Israel’ dengan UEA Akan Membuka Banyak Perdagangan Senjata

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2020 22:37 10:37 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 15 Agustus 2020 22:37
Bagikan
[Ilustrasi] Prajurit yang didukung Saudi-UEA dengan latar gambar penguasa pertama UEA Zayed bin Sultan Al Nahyan di Yaman
Bagikan

Hidayatullah.com—Normalisasi hubungan diplomatik antara ‘Israel’ dan Uni Emirat Arab (UEA) dinilai dapat membuka jalan bagi lebih banyak penjualan senjata AS dengan Negara Arab, kata para ahli. Amerika mengabarkan, setelah UEA dimungkinkan banyak Negara Arab lain mengikuti jejak ini.

‘Israel’ dan UEA mengumumkan pada Kamis (13/8/2020) bahwa kedua belah pihak akan memulihkan hubungan diplomatik seperti biasa dan menjalin hubungan baru yang luas di bawah perjanjian yang dimediasi oleh Presiden AS Donald Trump.  Normalisasi tersebut menjadikan UEA termasuk negara Arab ketiga setelah Mesir dan Yordania yang menandatangani perjanjian semacam itu dengan ‘Israel’, yang telah menikmati akses khusus ke penjualan senjata AS.

Dalam wawancara National Public Radio pada hari Jumat (14/8/2020), Duta Besar AS untuk Israel David Friedman mengatakan bahwa “semakin UEA menjadi sekutu ‘Israel’, menjadi sekutu regional Amerika Serikat, menurut saya hal itu jelas mengubah penilaian ancaman dan dapat menguntungkan UEA ” terutaman terkait penjualan senjata di masa depan.

Amerika Serikat menjamin bahwa ‘Israel’ menerima senjata AS yang lebih canggih daripada yang didapat dari negara-negara Arab, memberikannya apa yang dilabeli “Keunggulan Militer Kualitatif” atas tetangganya. Salah satu contohnya adalah Jet F-35 buatan Lockheed Martin Co yang digunakan oleh ‘Israel’ selama pertempuran, tetapi UEA saat ini tidak dapat membelinya.

David Makovsky, Direktur Proyek Hubungan Arab-Israel di lembaga think tank Washington Institute for Near East Policy mengatakan kepada Reuters bahwa kesepakatan itu adalah “kemenangan bagi UEA. Tidak diragukan lagi hal ini akan memenuhi syarat untuk penjualan militer yang tidak dapat diperolehnya karena pembatasan “Keunggulan Militer Kualitatif” karena takut teknologi tertentu dapat digunakan untuk melawan Israel.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada bulan Mei, Departemen Luar Negeri AS menyetujui kemungkinan penjualan hingga 4.569 kendaraan lapis baja Mine Resistant Ambush Protected (MRAP) bekas ke UEA seharga 556 juta AS Dolar.  Anggota parlemen AS telah mencoba menghalangi rencana pemerintah Trump dalam penjualan senjata, terutama ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, untuk menekan mereka akibat meningkatkan catatan hak asasi manusia mereka dan berbuat lebih banyak untuk menghindari korban sipil dalam kampanye udara melawan pemberontak Syiah al-Houthi yang didukung Iran dalam perang di Yaman.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatASisraelPenjualan SenjataUEAyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Erdogan Partai AK Kecam Normalisasi UEA-Zionis, Turki Pertimbangkan Memutus Hubungan Diplomatik dengan Abu Dhabi
Tulisan selanjutnya Baznas Jabar Bantu WiFi Gratis di Masjid-Mushalla untuk Pelajar Tak Mampu, Terbatas 100 Desa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?