Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kecam Normalisasi UEA-Zionis, Turki Pertimbangkan Memutus Hubungan Diplomatik dengan Abu Dhabi

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2020 22:29 10:29 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 15 Agustus 2020 22:29
Bagikan
Erdogan Partai AK
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com— Turki telah mengumumkan akan menurunkan hubungannya dengan Uni Emirat Arab (UEA) terkait kesepakatan negara Teluk itu yang menormalisasi hubungan dengan Zionis ‘‘Israel’’.  Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Jumat Turki juga mempertimbangkan menarik duta besarnya.

“Kami mungkin mengambil langkah-langkah untuk menangguhkan hubungan diplomatik dengan UEA atau menarik duta besar kami,” Erdogan mengatakan kepada para wartawan seperti yang dilaporkan TRTWorld Jumat (15/08/2020).

Diperantarai AS, normalisasi pertama antara ‘‘Israel’’ dan negara Teluk, penjajah Zionis setuju untuk menangguhkan  rencana pencaplokan wilayah Baitul Maqdis yang didudukinya. Para pemimpin dan masyarakat Palestina telah mengecamnya sebagai “pengkhianatan” terhadap perjuangan mereka.

“Langkah melawan Palestina bukanlah langkah yang bisa ditolak. Sekarang, Palestina menutup atau menarik kedutaannya. Hal yang sama berlaku untuk kita sekarang,” kata Erdogan, menambahkan dia memberi perintah kepada menteri luar negerinya.

Menabur kekacauan

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu juga menuduh UEA menabur kekacauan di kawasan itu dan “mengkhianati perjuangan Palestina demi kepentingannya sendiri.”

“UEA, yang mengejar ambisi rahasia atas rencana AS yang gagal, tidak sah serta tidak berguna, mengabaikan tekad Palestina,” Kementrian Luar Negeri mengatakan dalam pernyataannya.  “Dengan demikian, tidak ada kredibilitas dalam menyajikan deklarasi trilateral sebagai dukungan untuk perjuangan Palestina,” tambah pernyataan resmi yang dikeluarkan pada hari Jumat itu berbunyi.

Pernyataan kementerian mencatat bahwa pemerintah UEA “tidak memiliki wewenang untuk bernegosiasi dengan ‘Israel’ atas nama Palestina tanpa persetujuan dari rakyat dan pemerintahannya, mengenai hal-hal penting.”  “Baik sejarah maupun hati nurani kolektif kawasan itu tidak akan pernah melupakan dan memaafkan perilaku munafik UEA, yang mencoba untuk menggambarkan kesepakatan itu sebagai pengorbanan untuk Palestina, padahal pada kenyataannya itu adalah pengkhianatan terhadap perjuangan Palestina untuk kepentingan sempitnya sendiri, “tambahnya.

Rencana awal Presiden AS Donald Trump pada Januari lalu telah memberi lampu hijau bagi ‘‘Israel’’ untuk mencaplok sebagian wilayah yang diduduki Tepi Barat dan permukiman Yahudi di sana yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.  Untuk saat ini, aneksasi tampaknya akan membeku, para pemimpin AS, ‘Israel’ dan UEA mengatakan mereka telah setuju “‘Israel’ akan menangguhkan deklarasi kedaulatan” atas wilayah Baitul Maqdis Palestina.

Netanyahu, pada bagiannya, menekankan bahwa dia hanya setuju untuk menunda pencaplokan, bahwa dalam jangka panjang rencana itu tetap “di atas meja” dan bahwa dia “tidak akan pernah menyerahkan hak kami atas tanah kami”.  Perkembangan itu menandai ketiga kalinya sebuah negara Arab membuka hubungan diplomatik penuh dengan ‘Israel’, dan Emirates sekarang menjadi negara Teluk Arab pertama yang melakukannya.

Negara Arab lainnya yang memiliki hubungan diplomatik dengan ‘Israel’ adalah Mesir dan Yordania, yang berbatasan langsung dengan entitas Zionis tersebut.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hungungan DiplomatikisraelpalestinaTurkiUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setelah Kesepakatan Normalisasi, PM ‘Israel’ Netanyahu Diam-diam Kunjungi UEA
Tulisan selanjutnya Pakar: Normalisasi ‘Israel’ dengan UEA Akan Membuka Banyak Perdagangan Senjata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?