Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

FPI: Habib Rizieq Sudah Diintai 30 Orang sejak Tiba dari Arab Saudi

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Desember 2020 08:43 8:43 am
Ahmad
Dipublikasikan 7 Desember 2020 18:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jauh sebelum kasus penembakan mati terhadap 6 anggota Front Pembela Islam, Senin (07/12/2020), Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab telah diintai oleh sebanyak 30 orang sejak tiba dari Arab Saudi. Demikian diungkapkan Juru Bicara FPI Munarman dalam konferensi pers pada Senin (07/12/2020) pasca kasus penembakan itu.

Munarman menjelaskan, sebelum mendengar pernyataan dari pihak Polda Metro Jaya yang menyebut tewasnya 6 anggota FPI, pihak FPI menganggap keenam korban itu hilang.

“Sebelum mendengar pernyataan dari pihak Polda, kita menganggap keenam statusnya dalam status hilang.
Pernyataan itu kami buat (Senin) pagi hari, sebelum mendengar keenamnya syahid,” ujar Munarman.

Baca: Mengaku Tak Diperbolehkan Punya Pistol, FPI: Kami Malah Diserang dan Ditembaki Orang Tidak Dikenal

Kenapa FPI mengatakan keenam laskarnya itu hilang? “Begitu mendengar ada laskar ditembak, kami mengecek di lapangan di tempat, tidak ada jenazah dan tidak ada keramaian. Mobil laskar tidak ada, laskar tidak ada. Kalau ada tembak-menembak, pasti ada mayatnya,” ujarnya.

Sebelumnya, tambah Munarman, ada laskar yang sempat mengirim rintihan melalui voice note. “Artinya mereka dibantai. Kami masih menganggap orang hilang, sampai ada pengumuman ada tembak menembak,” ujar Munarman.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia lantas menuturkan kronologi kasus tersebut, yang diawali dari pengintaian oleh sejumlah orang terhadap HRS. “Beberapa hari lalu (hari Jumat), ada beberapa pengintai yang ditugaskan oleh institusi resmi Negara, yang mengintai 24 jam, menggunakan drone dan alat canggih lain,” ujarnya.

Kemudian, katanya, ada komunikasi dari laskar FPI penjaga Markaz Syariah FPI di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, dengan pengintai. “Dan kita semua dapat semua data-datanya,” ujarnya.

Pengantaian itu katanya bukan terjadi di Megamendung saja, tapi juga di Markaz Syariah FPI di Petamburan dan di Sentul.

“HRS sejak kepulangannya (dari Arab Saudi) diintai 30 orang,” ujar Munarman dalam konferensi pers didampingi Ketua Umum DPP FPI KH Shabri Lubis dan Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suryadi itu.

Selanjutnya, setelah proses pada hari Jumat itu, HRS meninggalkan tempat pemulihan yang tadinya di Megamendung lalu pindah ke Sentul.

Pada Ahad (06/12/2020) malam, pukul 22.30 WIB, HRS meninggalkan Sentul, untuk mengisi pengajian subuh keluarga inti, dengan 4 mobil keluarga. “Di mobil ada anak, istri, dan cucu masih bayi, dan 3 balita,” sebutnya.

Ini adalah perjalanan biasa, mau mengisi pengajian keluarga, tambahnya.

Dalam perjalanan itu, HRS dikawal oleh para laskar. Rombongan HRS itu pun diikuti oleh orang-orang tidak dikenal (OTK) yang tidak menggunakan seragam. Para penguntit kemudian mencoba mengadang kendaraan rombongan HRS.

“Beliau dikuntit orang-orang tidak berseragam sejak dari rumah, dan berusaha memotong dengan berbagai cara di perjalanan,” ujarnya.

Karena kejadian itulah itu, kata Munarman, pihak laskar melakukan upaya perlindungan terhadap HRS. “Para pengawal melakukan reaksi normal, yaitu melindungi,” ujarnya, seraya menegaskan bahwa para laskar FPI tidak ada yang membawa senjata. “Fitnah besar laskar kita membawa senjata,” ujarnya.

Munarman menambahkan, saat ini HRS dan cucunya dalam keadaan sehat. “Saat ini dalam pemulihan,” ujarnya.

Baca: Munarman: Ini Extra Judicial Killing

Hingga berita ini dimuat belum diperoleh tanggapan otoritas terkait soal penyampaian Munarman mengenai pengintaian terhadap HRS tersebut. Sebelumnya, Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto membantah jika petugas Badan Intelijen Negara (BIN) membuntuti HRS. “Hoax,” kata Wawan saat dikonfirmasi pada Ahad (06/12/2020) malam WIB dikutip ROL.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BINFPIHabib Rizieq ShihabHRSMunarmanpenembakan anggota FPIpolisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Covid-19: Jepang Kerahkan Perawat Militer ke Osaka dan Hokkaido
Tulisan selanjutnya Munarman: Ini Fitnah Besar! Anggota FPI Dilarang Bawa Senjata, Hanya Tangan Kosong

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?