Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dilarang Kabur Pakai Pesawat, Ratusan Warga ‘Israel’ Beralih ke Jalur Laut

Zionis telah lama berupaya mengusir warga Palestina dari Gaza, kini giliran mereka yang melarikan diri dari 'Israel'

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Juni 2025 06:16 6:16 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Juni 2025 06:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Ditutupnya rute penerbangan di bandara menyebabkan banyak warga ‘Israel’ memilih jalur laut. Menurut Haaretz, jumlah pemukim ‘Israel’ yang berupaya melarikan diri melalui laut semakin banyak setelah larangan terbang tersebut.

Pemerintah ‘Israel’ melarang warga ‘Israel’ yang berada di wilayah pendudukan untuk melakukan penerbangan internasional keluar dan hanya memperbolehkan penerbangan ke dalam, meski saat ini penerbangan ditutup karena serangan rudal Iran.

‘Israel’ telah memerintahkan maskapai penerbangan komersial untuk menolak boarding warga yang ingin menyelamatkan diri. Diyakini, alasan di balik keputusan itu adalah untuk untuk mencegah kepadatan di Bandara Ben Gurion dan menghindari potensi jatuhnya korban massal jika terjadi serangan.

Keputusan tersebut telah memicu gelombang kepanikan. Dalam beberapa hari terakhir, marina di Herzliya, Haifa, dan Ashkelon telah menjadi pusat keberangkatan bagi ratusan orang yang ingin melarikan diri dari negara pendudukan dengan kapal pesiar.

Sejumlah grup media sosial bahkan dibuat untuk menawarkan “rute evakuasi alternatif” ke Siprus dan tujuan lainnya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Penumpang membayar hingga 6.000 shekel (lebih dari $1700) untuk tempat duduk di atas kapal kecil. Dalam banyak kasus, kapal tidak dilengkapi dengan peralatan, asuransi, atau lisensi yang memadai untuk perjalanan internasional. Kapten kapal melaporkan bahwa sebagian besar penumpang enggan berbicara di depan umum dan tidak mau mengungkapkan identitas mereka.

Sebagian mengaku akan berkumpul kembali dengan keluarga di luar negeri. Sebagian lainnya mengaku pergi karena takut. Beberapa secara terbuka mengatakan bahwa mereka melarikan diri dari ancaman pembalasan Iran yang semakin meningkat.

Di dermaga Herzliya, seorang wanita mengatakan kepada Haaretz: “Banyak kapal yang berangkat. Orang-orang panik.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelkonflik iran israelpenerbanganperang iran israelRudal Iran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan rudal Iran di Tel Aviv Israel Kalang Kabut, ‘Israel’ Minta Bantuan Sejumlah Negara untuk Cegat Rudal Iran
Tulisan selanjutnya Rudal Balistik Iran menarget Israel Operasi True Promise III, Serangan Rudal Iran ke ‘Israel’ Akibatkan Listrik Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?