Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aktivis Islam Ramai-ramai Hengkang dari WhatsApp Pindah ke Aplikasi BiP

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Januari 2021 21:04 9:04 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Januari 2021 21:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sejak WhatsApp mengumumkan kebijakan privasi baru banyak penggunanya yang protes dan memilih mencari aplikasi pesan instan lain, seperti Signal dan Telegram. Alternatifnya tidak hanya dua platform itu saja, ada juga pilihan aplikasi chat BiP yang kini ramai dibahas di grup WhatsApp. Sejumlah aktivis Islam pun ramai-ramai beralih dari WA ke BiP.

Ustad Fahmi Salim misalnya ia mengaku saat ini telah mencoba aplikasi BiP. Menurutnya ada beberapa keunggulan aplikasi asal Turki tersebut.

“Setelah mencoba BiP memang ada beberapa fitur unggulan yang tak dipunyai WhatsApp. Di antaranya, aplikasi ini grup bip-nya bisa memuat 1.000 anggota, kalau WhatsApp maksimal hanya 265 anggota,” kata Fahmi Salim saat dihubungi hidayatullah.com, Rabu (20/01/2021).

“Pun dengan video call bisa digunakan 10 orang langsung, dan WhatsApp maksimal hanya empat orang. Kelebihan fitur video call, suaranya jernih dan gambar kualitas HD, bisa buat kirim HD foto dan video panjang, dan ini memberi manfaat ke banyak orang,” sambungnya.

Lantas Fahmi mengungkapkan alasan kenapa dirinya pindah beralih dari WhatsApp ke BiP. “Faktor utama adalah kebijakan WhatsApp soal kebijakan privasi itu yang akan dibagikan kepada Facebook,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain itu, Fahmi yang juga anggota Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini mengingatkan kepada umat perlunya melek literasi media sosial, “Umat Islam harus melek literasi media sosial,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menyarankan sebagai saudara seiman, mestinya mendukung aplikasi BiP ini. “Secara positif mendukung produk Muslim dalam bidang teknologi informasi, jangan mengidap inferiority complex sebab otak orang Barat/Eropa/Amerika tidak lebih baik dan lebih hebat dari otak orang Islam di manapun berada, banyak keunggulan fitur di produk Muslim itu yang harus kita syukuri dengan cara mendukungnya dan menggunakannya,” bebernya.

Fahmi juga berharap aplikasi yang dikembangkan Turkcell itu terus meningkatkan performanya. “Semoga Turkcell terus meningkatkan performa aplikasi BiP ini seperti tampilan video dengan link YouTube dll, sebab masih banyak konten dakwah di YouTube yang perlu disebarkan masif ke tengah umat lewat BiP ini, juga link kanal berita bisa tampil thumbnail-nya di BiP ini,” imbuhnya.

Adapun terkait banyaknya pihak yang memilih tetap menggunakan WhatsApp, Fahmi menyatakan itu pilihan. “Hak orang milih kenapa tidak mau pindah dari WhatsApp, saya tidak berhak untuk mewajibkan atau memberi sanksi. Ini soal dunia saja,” jelasnya.

“Namun ada pepatah berlaku: jika ada produk saudara sendiri yang kualitasnya bagus kenapa masih jadi konsumen produk orang lain yang juga sama bagusnya,” tutupnya.

Sementara itu, peneliti senior INSISTS, Henri Shalahuddin juga menyatakan telah mengunduh aplikasi BiP ini. Ia bahkan mendukung aplikasi tersebut, sebab aplikasi itu milik seorang Muslim. “Saya sudah install BiP,” ujar Henri kepada hidayatullah.com, Rabu (20/01/2021).

“Sebenarnya sesama umat Islam itu ada ikatan emosionalnya, di luar penundaan kebijakan privasi dari WA, sebab innamal mu’minuna ikhwatun umat Islam itu bersaudara, terikat dalam persaudaraan keimanan, ekonomi, politik, dan komunikasi. Jadi jelas dong kita lebih milih penemuan dan kreasi saudara kita, dibanding lainnya,” jelasnya.

Beberapa hari lalu Tengku Zulkarnain juga menyatakan diri telah menginstall platfrom BiP. Bahkan ia mengatakan siap beralih dari Facebook bila ia menemukan penggantinya.

“Alhamdulillah saya sudah install BIP… Anda juga kan…? Kalau nanti ada model FB yg baru saya akan tinggalkan FB.Bagaimana dgn anda…?,”kata Tengku Zulkarnain di akun twitternya @ustadtengkuzul, Senin (18/01/2021).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aplikasiBiPfacebookFahmi SalimHenri Shalahuddinmedia sosialwhatsApp
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasar Industri Halal Dunia Mencapai Rp30 Ribu Triliun
Tulisan selanjutnya Mendahulukan Allah, Bisnis pun Berkembang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?