Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Ia Serahkan Semua Senjatanya pada Mujahidin tanpa Diketahui Kesatuannya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 April 2014 15:38 3:38 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 April 2014 15:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | JITU–Ini kisah seorang anak muda, Mujahidin Suriah, yang terpaksa harus menjadi tentara rezim Asaad lantaran terkena peraturan wajib militer. Ia mengungkap tentang keberhasilannya keluar dari militer Suriah di tengah berlangsungnya revolusi di negara yang sedang dilanda perang itu.

Shamer (24), sebut saja namanya begitu, adalah putra ketiga seorang ulama di Suriah. Saat revolusi Suriah dimulai lebih 3 tahun yang lalu, ia sudah menjadi tentara rezim—tetapi karena terpaksa. Karenanya, setelah revolusi dan perang mulai berkecamuk, ia berupaya keras untuk keluar dari dinas militer, dan bergabung dengan Mujahidin.

Namun ketika masih dalam militer Asaad, ia dan kawan-kawanya, sempat berupaya ingin membunuh Bashar Asaad. Ketika itu, rencana matang sudah disiapkan, di saat Asaad dikabarkan akan mengikuti sebuah upacara.

“Namun sayang, Bashar al Asaad batal hadir. Kemungkinan rencana ini bocor,” ungkap Shamer kepada wartawan Indonesia yang tergabung dalam tim Jurnalis Islam Bersatu (JITU) saat meliput konflik Suriah, Sabtu (19/04/2014) lalu.

Semangat jihad Shamer tumbuh dari lingkungan keluarganya yang memang berasal dari kalangan Muslim yang taat. Ayahnya adalah seorang ulama, Imam dan Khatib, di Damaskus, Suriah. Selain didikan orangtuanya, di usia masih belia, sebelum meletusnya perang, Shamer mengaku mendapat spirit jihad dari para tokoh Hamas Palestina.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Waktu itu, ujar Shamer, Masjid Al-Aqsha dikepung penjajah ‘Israel’ dan umat Islam di Palestina dibantai Zionis.

“Kami dan teman-teman mengadakan tablig akbar dan penggalangan dana Palestina bersamaan dengan datangnya beberapa tokoh Palestina di Damaskus, padahal di saat itu bicara masalah jihad menetang ‘Israel’ merupakan sesuatu yang sangat berbahaya bagi kami di Suriah, karena rezim di sini sangat represif, dan banyak teman-teman kami yang ditangkapi dan dipenjara oleh rezim Asaad karena mengobarkan semangat jihad menentang Zionis ‘Israel’,” tuturnya.

Selain spirit jihad, peristiwa menarik yang diungkap pemuda yang baru saja menikah ini, adalah tentang kerjasamanya dengan Mujahidin di saat revolusi Suriah baru berlangsung pada 2011 lalu. Ketika itu ia masih di dinas militer rezim, ditugaskan membawa senjata oleh kesatuannya ke wilayah Raqqah, kota di sebelah timur Suriah.

Kesempatan ini digunakan Shamer untuk menjalankan misinya. Ia menghubungi Katibah Mujahidin lokal yang ada di Raqqah. Ia memberitahukan, bahwa ia membawa banyak senjata, dan ia ‘bersandiwara’ dengan Mujahidin, yaitu dengan mengatakan kepada kesatuannya seakan dia dihadang.

“Tentu saja hal ini tanpa diketahui teman-teman saya di kesatuan militer rezim,” kata Shamer.

Selanjutnya, Mujahididin menghadang laju mobil tersebut dan mengambil semua peralatan senjata. Shamer dilepas.

“Lalu saya melapor kepada kesatuan, bahwa saya telah dihadang dan semua senjata yang saya bawa telah dirampas,” ujarnya mengenang peristiwa pada 2011 lalu itu .

Jelas, di tengah peperangan, tindakan Shamer adalah sangat berani dan tentu saja berbahaya. Namun, dengan hamasah yang sudah mulai terasah, rasa takut menjadi sirna, berganti dengan keberanian yang luar biasa.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:rezim bashar al asaadsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh NU sebut Sudah tak Waktunya Dialog dengan Syiah
Tulisan selanjutnya Kunjungan di Sukabumi, Aher Urung Hadir Deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?