Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WHO: Virus MERS Parah Tapi Belum Darurat

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 15 Mei 2014 10:15 10:15 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 15 Mei 2014 10:15
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, tingkat keparahan virus pernafasan MERS (Middle East Respiratory Syndrome) di Timur Tengah meningkat, namun belum menjadi ancaman kesehatan global.

Lebih dari 500 kasus sindrom pernafasan MERS dilaporkan sejak 2012, dengan korban meninggal lebih dari 150 orang. Demikian diberitakan BBC, Rabu (14/5/2014)

Mayoritas korban terdapat di Arab Saudi, termasuk seorang warga Indonesia yang tinggal di negara itu.

Sementara seorang jemaah umrah Indonesia juga terkena dan dirawat di Jeddah.

Kasus lain juga dilaporkan di Eropa, Afrika Utara, Asia, dan Amerika Serikat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Komite Darurat WHO yang mengadakan pertemuan di Jenewa, Swiss, mengatakan, ancaman kesehatan publik akibat virus ini meningkat, namun belum ada bukti terjadi penularan antarmanusia.

Virus MERS sejenis dengan sindrom pernafasan akut SARS yang menewaskan sekitar 800 orang di seluruh dunia, setelah pertama kali terdeteksi di Cina pada 2002.

Asisten Direktur Jenderal WHO, Keiji Fukuda, mengatakan, alasan utama tidak ditetapkannya MERS sebagai kondisi darurat adalah karena bukti menunjukkan MERS tidak mudah tertular.

“Tidak ada bukti yang meyakinkan saat ini tentang adanya peningkatan penularan virus ini,” kata Fukuda.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Virus MERS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Belum Ambil Kebijakan Kurangi Jamaah Umrah
Tulisan selanjutnya Parlemen Inggris Setuju Lucuti Kewarganegaraan Tersangka Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?