Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pangeran Norodom Ranariddh Meninggal di Prancis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 November 2021 14:26 2:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 November 2021 14:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan perdana menteri Kamboja Pangeran Norodom Ranariddh, kakak raja lain ibu, meninggal dunia di Prancis dalam usia 77 tahun.

Menteri Informasi Khieu Kanharith mengatakan dia menerima informasi itu dari istana kerajaan. Pangeran Norodom Ranariddh, yang partai politiknya Fincinpec memenangkan pemilu tahun 1993, digulingkan lewat kudeta tahun 1997 oleh mitra koalisinya Hun Sen yang sampai saat ini masih berkuasa.

Ranariddh masih terus memimpin Funcinpec selama bertahun-tahun setelah dilengserkan.

Tahun 2017, ketika Hun Sen membubarkan sebuah parpol dengan tuduhan pengkhianatan, mau tidak mau Ranariddh harus berkoalisi dengan Hun Sen yang perlahan tapi pasti mengupayakan agar parlemen hanya diisi satu partai tanpa oposisi.

“Hun Sen, kalian mau atau tidak mau, suka atau tidak suka kepadanya, dia telah mengupayakan persatuan bangsa ini,” kata Ranariddh kala itu menjelaskan posisinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Adiknya lain ibu, Raja Norodom Sihamoni menduduki tahta Kamboja sebagai seorang monarki konstitusional sejak ayah mereka yang legendaris, Raja Norodom Sihanouk, turun dari singgasana pada 2004. Sihanouk meninggal di Beijing pada 2012 dalam usia 89 tahun.

Setelah membelot dari Khmer Rouge yang banyak melakukan pembantaian di era 1970-an, Hun Sen memimpin pemerintahan Partai Komunis di Phnom Penh dengan dukungan Vietnam selama lebih dari satu dekade, ketika pasukan pemberontak Khmer Rouge melancarkan perang gerilya.

Keluarga Kerajaan Kamboja yang menyelamatkan diri ke luar negeri, kala itu dipimpin oleh penguasa absolut Raja Sihanouk yang membawa Kamboja lepas dari penjajahan Prancis dan kemudian turun tahta untuk terjun ke politik dan menjadi perdana menteri. 

Ranariddh dibesarkan di Prancis dan bekerja sebagai dosen hukum Prancis ketika ayahnya memanggilnya pulang untuk memimpin Funcinpec dan mengikuti pemilu 1993 yang disponsori Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai upaya perdamaian di Kamboja.

Oleh karena sentimen kepada keluarga kerajaan masih kuat, Ranariddh mengalahkan Partai Komunis pimpinan Hun Sen tahun itu. Namun, ketika Hun Sen mengancam akan kembali mengobarkan perang, kesepakatan politik menghasilkan pemerintahan koalisi dengan Ranariddh sebagai perdana menteri pertama dan Hun Sen perdana menteri kedua.

Koalisi itu hanya bertahan 4 tahun. Ranariddh terpaksa mengasingkan diri ke luar negeri pada 1997, setelah pasukannya dikalahkan oleh pendukung Hun Sen dalam bentrokan berdarah di Phnom Penh.

Ranariddh diberi pengampunan pada tahun 2008 atas tuduhan penipuan yang menyebabkannya keluar dari Funcinpec, dan gagal dua kali ketika mencoba lagi peruntungannya di politik.

Tahun 2015, dia mengambil langkah mengejutkan beraliansi dengan orang yang telah menggulingkannya, kembali ke Funcinpec untuk bekerja sama dengan Partai Rakyat Kamboja pimpinan Hun Sen.

Tiga tahun kemudian, Ranariddh mengalami kemalangan. Istrinya Ouk Phalla, 39, tewas dalam kecelakaan mobil ketika mengikutinya berkampanye.

Funcinpec dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa jasad Ranariddh segera direpatriasi ke Kamboja, lansir The Guardian Senin (29/11/2021).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hun senKambojanorodom ranariddh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya karantina jamaah umrah BNPB Tinjau Asrama Haji Pondok Gede, Layak Jadi Tempat Karantina Jamaah Umrah
Tulisan selanjutnya pahlawan nasional muhammadiyah Doktor Sejarah UGM Usulkan Muhammadiyah Ajukan Dua Nama Ini Sebagai Pahlawan Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?