Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Said Aqil Sebut Sikap NU terhadap HTI dan FPI sebagai Amanah Moderasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Desember 2021 13:53 1:53 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Desember 2021 14:00
Bagikan
sikap nu hti
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/10/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyebut sikap NU terhadap Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI) sebagai bagian dari amanah moderasi. Dan amanah itu, menurut Said, telah diemban oleh NU sejak dulu.

“Mereka yang tidak paham sikap NU atas HTI maupun FPI barangkali memang belum mengerti betapa berat amanah moderasi kutub ekstrem di negeri ini,” ungkapnya dalam pidato pembukaan Muktamar ke-34 PBNU di Pondok Pesantren Darussa’adah Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (22/12/2021).

Dalam video yang beredar, sebagaimana Hidayatullah.com mengutip, Said mengatakan bahwa NU memegang wasiat dari pendiri NU Hasyim Asy’ari untuk tidak mempertentangkan nasionalisme dan agama. Wasiat itu, ujarnya, telah diamini dan disuarakan oleh ribuan ulama pesantren.

NU memegang wasiat tersebut sejak awal berdiri hingga hari ini, termasuk ketika PBNU bersikap terhadap kasus-kasus yang menyeret Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI), Said. Ia mengatakan bagi NU dan pesantren, menjaga NKRI adalah amanah.

“Karena hanya dengan bersetia kepada konstitusi, tatanan agama dapat diselenggarakan,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sikap moderasi sendiri, menurut Said, telah menjadi ciri khas NU sejak lama. “Ujian atas sikap tawasut, moderasi, polarisasi dua kutub ekstrem memang sudah khas NU sejak awal pendiriannya,” katanya.

NU, menurut Said, hadir sebagai pihak yang mengetengahkan nasionalisme dan agama. Dua hal yang menurutnya tidak seluruh negara di dunia dapat mempertemukannya.

“Menjadi moderat mempersyaratkan kecakapan pengetahuan dan kebijaksanaan. Dua hal inilah yang diteladankan para imam madzhab dan ulama-ulama kita,” ujarnya.

“Sementara, untuk menjadi ekstrem, seseorang cukup bermodal semangat dan fanatisme belaka,” tambahnya.

Muktamar NU merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di PBNU. Muktamar tahun ini digelar 22-23 Desember dengan mengusung tema ‘Menuju Satu Abad NU, Membangun Kemandirian Warga untuk Perdamaian Dunia’.

Salah satu agenda utama dari Muktamar adalah pemilihan ketua umum PBNU. Terdapat dua kandidat dalam bursa ketum PBNU, yakni petahana Said Aqil Siradj dan Cholil Yahya Staquf.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FPIHizbut Tahrir IndonesiaSaid Aqil Siradj
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya masjid mamuju Tim Gabungan Temukan Dua Jasad Korban Masjid Syuhada Mamuju yang Ambruk
Tulisan selanjutnya Viral Syuting Sinetron di Pengungsian Semeru, Aktor-Aktris Berpelukan, Warganet: Nggak Ada Akhlaknya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?