Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gegara Omicron, PM NZ Jacinda Arden Tunda Nikahi Ayah dari Putrinya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Januari 2022 11:03 11:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Januari 2022 11:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Coronavirus varian Omicron sudah merambah ke lingkungan masyarakat New Zealand, salah satu negara yang dianggap paling berhasil menekan angka infeksi Covid-19.

Perdana Menteri Jacinda Ardern hari Ahad (23/1/2022) mengatakan bahwa NZ akan berusaha memperlambat penyebaran Omicron, tetapi diperkirakan negara itu akan mencapai 1.000 kasus infeksi per hari dalam beberapa pekan mendatang.

PM Ardern mengatakan sembilan kasus Omicron telah terdeteksi di antara sebuah keluarga yang melakukan perjalanan ke Auckland untuk pernikahan dan acara lainnya. Para pejabat belum dapat menghubungkan wabah itu dengan “kasus indeks” di perbatasan.

“Itu berarti Omicron sekarang menyebar di Auckland dan mungkin wilayah Nelson Marlborough, jika tidak di tempat lain,” kata Ardern, seperti dilansir The Guardian.

Perkiraan awal menunjukkan lebih dari 100 orang menghadiri acara yang dihadiri oleh keluarga tersebut. Seorang pramugari di penerbangan mereka juga dinyatakan positif dan bertugas di beberapa kali penerbangan setelah itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada tengah malam hari Ahad ini, New Zealand akan memasuki level peringatan “merah”. Artinya, tempat usaha dan sekolah serta perjalanan domestik masih bisa berlangsung, tetapi orang wajib mengenakan masker, mengikuti aturan pembatasan kerumunan, dan diharuskan menunjukkan bukti vaksinasi untuk memasuki sebagian besar tempat bisnis non-esensial.

Wabah Omicron ini juga memaksa PM Jacinda Ardern untuk membatalkan pernikahan dengan Clarke Gayford, pria yang telah menjadi kekasihnya sejak 2013 dan bapak dari putrinya yang dilahirkan pada 2018. Pernikahan dijadwalkan akan digelar dalam beberapa pekan mendatang di Gisborne di pantai bagian timur North Island.

Berdasarkan aturan “level merah”, sampai 100 orang dapat menghadiri acara pernikahan. Namun, PM New Zealand itu lebih memilih untuk menunda pernikahan agar tidak terbentur berbagai macam pembatasan.

“Pernikahan saya tidak akan berlangsung, tetapi saya akan merasakan seperti yang dirasakan oleh banyak warga New Zealand lainnya yang memiliki pengalaman seperti itu, sebagai akibat dari pandemi,” ujar wanita pro-LGBT yang agnostik itu, yang memilih keluar dari ajaran Kristen dan dari Church of Jesus Christ of Latter-day Saints pada tahun 2017.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19Jacinda ArdernNew ZealandOmicron
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islamofobia: Wakil Menteri di Inggris Mengaku Dipecat karena Islamnya
Tulisan selanjutnya Janji pada Allah untuk Selalu Menolong Sesama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?