Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kasino Ternama Australia Jadi Tempat Pencucian Uang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2022 10:42 10:42 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Oktober 2022 10:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perusahaan raksasa judi Australia Star Entertainment Group didenda A$100 juta ($62 juta) karena gagal menghentikan praktik pencucian uang di kasinonya di Sydney.

Izin operasional kasino tersebut juga dihentikan sementara.

Denda yang diumumkan hari Senin (17/10/2022) itu merupakan denda maksimum yang diperbolehkan menurut undang-undang. Namun, NSW Independent Casino Commission tidak bertindak lebih jauh mencabut sepenuhnya izin operasional Star guna melindungi ribuan pekerja.

Dalam kondisi penangguhan izin tersebut, kasino akan tetap beroperasi di bawah manajer yang ditunjuk oleh pihak regulator, lapor BBC.

Rekor denda itu merupakan tanggapan atas hasil penyelidikan yang sangat mengejutkan di New South Wales (NSW) awal tahun ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan tersebut menyebutkan Star membiarkan praktik pencucian uang dan organisasi kejahatan menginfiltrasi kasino mereka di Sydney, mengambil pendekatan “cavalier” dalam pengelolaan bisnisnya dan kadang-kadang membuat langkah yang disengaja untuk menutupi jejaknya kejahatannya.

Kala itu, pimpinan regulator Philip Crawford berkata, “Arogansi institusional perusahaan ini sangat keterlaluan.”

Mulai hari Jumat, Star tidak dapat mengelola kasinonya sendiri sampai mereka dapat “memperoleh kembali” izinnya, kata Crawford.

Star sebelumnya berjanji untuk menambah petugas sekuriti, meningkatkan pengawasan, mengakhiri pelancong judi VIP internasional berisiko tinggi yang dikenal dengan istilah “junkets” dan mengganti jajaran kepemimpinan perusahaan.

Skandal ini mendepak jajaran eksekutif Star, termasuk bekas CEO Matt Bekier.

Crawford mengatakan “masalah budaya” perusahaan akan membutuhkan waktu untuk dihilangkan, tetapi perusahaan itu telah menunjukkan tanda-tanda dapat direformasi di bawah kepemimpinan baru Robbie Cooke sebagai CEO.

Operator kasino di Australia berada di bawah tekanan besar untuk mereformasi operasi perjudian mereka menyusul laporan adanya aktivitas kriminal yang meluas.

Investigasi media menyiarkan tuduhan pelanggaran di berbagai kasino di seluruh Australia dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di kasino yang dimiliki oleh grup game dan hiburan terbesar di negara itu – Crown Resorts.

Perusahaan judi itu didenda $ 80 juta oleh otoritas perjudian Victoria awal tahun ini karena gagal menghentikan aktivitas kriminal yang terjadi di kasinonya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiajudikasinopencucian uangStsr Entertainment GroupSydney
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gerbang Kota Kairo: Jejak Kuatnya Pertahanan Militer Mesir  
Tulisan selanjutnya Pembuktian Terbalik dalam Perspektif Fiqih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?