Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasukan AS Setiap Hari Curi 66 Ribu Barel Minyak Suriah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 16 November 2022 13:55 1:55 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 16 November 2022 13:55
Bagikan
Ganti Rugi Kebakaran Kilang
Salah satu ladang minyak di Arbil, Kurdistan-Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com — Pada 14 November 2022, pasukan pendudukan Amerika Serikat (AS) di Suriah menjarah sejumlah minyak baru dari wilayah al-Jazira. Dalam menjalankan aksinya, pasukan AS bekerja sama dengan milisi proksi Kurdi mereka, Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

“Pasukan pendudukan Amerika membawa sejumlah minyak baru Suriah yang dicuri, dalam 76 tanker, ke pangkalan mereka di Iraq utara, melalui penyeberangan Mahmudiyah yang ilegal,” ungkap sumber-sumber lokal kepada media Suriah.

Sehari sebelumnya, pasukan AS juga menjarah gandum dan minyak dalam jumlah besar dari berbagai daerah di negara itu. Menggunakan 94 truk mereka kemudian mengangkutnya ke Irak.

Pendudukan AS di Suriah secara konsisten menjarah sumber daya alam negara itu, yaitu minyaknya. Baru-baru ini, telah terjadi lonjakan aksi penjarahan minyak AS di Suriah, mengingat krisis energi yang sedang berlangsung, dan pemotongan produksi OPEC+ baru-baru ini, yang membuat Barat dalam keadaan putus asa, lansir The Cradle pada Senin (14/11/2022).

Investigasi eksklusif oleh The Cradle merinci proses operasi penyelundupan minyak oleh pasukan AS. Dalam investigasi juga terungkap penggunaan beberapa penyeberangan perbatasan ilegal yang mengarah ke Wilayah Kurdistan Irak (IKR).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Kementerian Perminyakan Suriah, pasukan AS telah mencuri lebih dari 80 persen produksi minyak harian negara itu, berjumlah sekitar “66.000 barel minyak setiap hari.”

Pada akhir Agustus, Damaskus melaporkan bahwa sektor minyak dan gasnya mengalami kerugian hingga $107 miliar akibat perang saudara.

Pada 4 November, Kantor Berita Arab Suriah (SANA) yang berbasis di Damaskus melaporkan bahwa tentara dan petugas pos pemeriksaan tentara Suriah berhasil menghentikan konvoi militer AS, memaksanya mundur ke pangkalan ilegal mereka. Insiden semacam ini telah terjadi beberapa kali.

Ada juga gelombang ketidakpuasan baru-baru ini terhadap AS dan sekutu Kurdi di antara suku-suku Arab Suriah.

Hingga saat ini AS menyatakan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk menarik diri dari Suriah atau mengakhiri sanksi terhadap Damaskus.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatminyaksuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Dilarang UU, PPP-PAN Mengaku Tak Haramkan Politik Identitas
Tulisan selanjutnya Prancis akan Deportasi 44 Migran yang Diselamatkan Ocean Viking

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Berita
13 Oktober 2026 00:13
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?