Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rumah Sakit Lapangan Indonesia Bantu 2.000 Korban Terdampak Gempa Turki

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 27 Februari 2023 21:23 9:23 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 27 Februari 2023 21:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Dokter dan paramedis dari Indonesia telah merawat lebih dari 2.000 orang terluka akibat gempa Turki, menurut Anadolu pada Senin (27/02/2023).

Corona Rintawan, Wakil Kepala Rumah Sakit Lapangan Indonesia, mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa sekitar 70% pasien yang dirawat oleh tim medis darurat Indonesia, mengeluh “masalah pernapasan.”

Masalah kesehatan, katanya, bisa disebabkan karena cuaca, kondisi tempat tinggal dan debu saat proses pembongkaran puing masih berlangsung.

Indonesia mendirikan rumah sakit lapangannya pada 15 Februari di distrik Hassa Hatay, salah satu dari 11 provinsi yang dilanda gempa bumi dahsyat pada 6 Februari.

Kedutaan besar Indonesia di ibukota Turki Ankara mengatakan rumah sakit itu melayani sekitar 200 pasien sehari, 50 pasien di atas kapasitasnya 150 per hari.

Baca Juga

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Zainab Aqila, yang belajar kedokteran di provinsi Gaziantep antara 2013-2019, menganggap Türkiye sebagai rumah keduanya.

Aqila datang ke distrik Hassa dengan tim medisnya untuk menunjukkan solidaritas dengan rakyat Turki.

“Ada banyak keluhan saluran pernapasan atas. Ada juga banyak kasus trauma karena gempa bumi. Turki adalah kampung halaman kedua saya,” kata Aqila kepada Anadolu.

Dia bercerita bahwa dia cemas karena tidak bisa mendengar kabar dari teman-temannya di Turki. Lantas Aqila mengatakan dia ingin datang ke zona gempa sesegera mungkin.

Lalu Muhamad Iqbal, Dubes Indonesia untuk Turki, mengatakan sementara tim medis dari Indonesia secara resmi mengakhiri misi darurat mereka pada hari Senin, “Semua Rumah Sakit Lapangan (Materi) akan disumbangkan ke Kementerian Kesehatan Turki yang akan terus beroperasi dengan petugas dan dokter Turki sendiri untuk tiga bulan ke depan.”

Tim medis Indonesia memiliki data pasien selain 29 layanan dan tenda dukungan dan peralatan medis yang diperlukan yang akan ditransfer ke otoritas kesehatan Turki.

Setidaknya 44.374 orang telah terbunuh oleh gempa bumi besar-besaran sebesar 7,7 dan 7,6 richter.

Dengan pusatnya di provinsi Kahramanmaras, getaran yang kuat melanda 10 provinsi lain – Hatay, Gaziantep, Malatya, Adiyaman, Adana, Diyarbakir, Kilat, Osmaniye, Sanliurfa, dan Elazig. Sekitar 13,5 juta orang telah terdampak oleh gempa.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gempa bumiGempa Turki dan SuriahindonesiaTurkiTurkiye
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendeta Katolik Timur Terkemuka AS Hilarion Heagy Masuk Islam
Tulisan selanjutnya Pemukim Yahudi Israel Bakar Puluhan Rumah, Toko dan Mobil Milik Warga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?