Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Mewaspadai Bahan-Bahan Obat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Mei 2023 16:52 4:52 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Mei 2023 16:50
Bagikan
[Ilustrasi] Cangkang kapsus pada obat herbal.
Bagikan

Diabetes Federation pada tahun 2003 menyebutkan, 70 persen insulin yang beredar berasal dari manusia, 17 persen berasal dari babi

Hidayatullah.com | BERDASARKAN temuan LPPOM – MUI, sejumlah bahan ha- ram yang ditemukan dalam obat-obatan yang beredar di masyarakat meliputi bahan utama dari babi, bahan tambahamn dari babi, bahan penolong dari babi, embrio, dan organ manusia, serta penggunaan.

Insulin

Insulin merupakan hormon yang digunakan untuk mengatur gula tubuh. Penderita diabetes memerlukan hormon insulin dari luar, guna mengembalikan kondisi gula tubuhnya kembali normal.

Insulin dimasukan ke dalam tubuh dengan cara disuntik. Insulin bisa berasal dari kelenjar mamalia atau dari mikroorganisme hasil rekayasa genetika.

Baca Juga

Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan

Jika dari mamalia, insulin yang paling mirip dengan manusia adalah yang berasal dari babi. Salah satu produk insulin terkenal yang beredar di pasaran adalah Mixtard yang diproduksi oleh Novonrdisk.

Ada banyak tipe Mixtard yang diproduksi dengan kode produk yang berbeda-beda. Kandungannya ada yang berasal dari manusia yang diperbanyak dengan teknik rekombinasi DNA dan proses mikroa, ada juga yang berasal dari hewan, yakni babi.

Informasi kehalalan produk ini sangat minim, bahkan dokter pun tidak mengetahuinya. Dari data yang dirilis oleh International Diabetes Federation pada tahun 2003 menyebutkan, 70 persen insulin yang beredar berasal dari manusia, 17 persen berasal dari babi, delapan persen dari sapi, sisanya lima persen merupakan campuran antara babi dan sapi.

Heparin

Obat ini berfungsi sebagai anti koagulan atau anti penggumpalan pada darah. Banyak digunakan oleh penderita penyakit jantung untuk menghindari penyumbatan pada pembuluh darah.

Hampir semua heparin yang ber edar di pasaran diimpor dari luar negeri. Salah satunya merek Lovenox 4000 keluaran Aventis Pharma Specialities, Prancis yang diimpor oleh PT Aventis Pharma, Jakarta.

Lovenox mengandung heparin sodium dari babi yang dengan tegas tertera pada kemasannya. Hanya saja, keterangan berbahan babi tersebut dicetak sangat kecil dan hanya tertera pada kemasan.

Sehingga ketika ke masannya dibuang, maka dokter dan pasien yang bersangkutan tidak akan mengenalinya lagi.

Kapsul

Cangkang kapsul sebenarnya hanya bahan penolong untuk membungkus obat, bukan bahan obat. Tapi masalahnya, cangkang ini juga ikut tertelan dan masuk ke Indonesia hanya yang berasal dari sapi.

Pertanyaannya, apakah sapi yang digunakan disembelih secara Islam atau tidak? Selain itu, ada pula obat dan multivitamin yang diimpor dalam bentuk kapsul.

Lebih tepatnya jenis kapsul lunak (soft acpsule). Kapsul jenis ini banyak dibuat dari gelatin babi karena lebih bagus dan murah.

Dari keterangan LPPOM MUI, di antara obat impor berkapsul yang beredar di Indonesia seperti Yunan Baiyao dari China, sejumlah produk multivitamin, vitamin A dosis tinggi, dan vitamin E.

Alkohol

Alkohol banyak digunakan un- tuk melarutkan bahan-bahan aktif pembentuk obat. Obat batuk adalah salah satu obat yang banyak meng- gunakan alkohol.

Bahan ini dikonotasikan sebagai minuman kerasa atau khamr. Sejumlah obat batuk yang bebas dijual di pasaran mengandung alkohol berkadar di atas satu persen. Di antaranya Vicks Formula 44 (PT Prafa) 10,5%, Benadryl (PT Pfizer) 5 persen, Woods’ (PT Kalbe Farma) 6 persen, dan OBH Combi (Combiphar) 2 persen.*/Diambil dari Magezine Intibah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:babibahan obatHeadlineobat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Menolak Memberikan S-400 yang Dibelinya dari Rusia kepada Ukraina
Tulisan selanjutnya Belal Muhammad, Petarung UFC Muslim yang Difavoritkan Jadi Juara Kelas Welter

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

8 Juli 2026 08:09
Iptekes

UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

3 Juli 2026 20:54
Iptekes

Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

21 Juni 2026 13:43
Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?