Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Turki Menolak Memberikan S-400 yang Dibelinya dari Rusia kepada Ukraina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Mei 2023 16:21 4:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Mei 2023 16:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Amerika Serikat meminta agar Turki memberikan sistem pertahanan udara S-400 yang dibelinya dari Rusia kepada Ukraina, tetapi Ankara menolak, kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

“AS meminta kami untuk mengirimkan S-400 ke Ukraina, kami katakan tidak,” kata Cavusoglu hari Ahad (7/5/2023) seperti dikutip Anadolu.

Dia menambahkan bahwa usulan semacam itu tidak dapat diterima karena melanggar kedaulatan negara Turki.

Pembelian S-400 Rusia oleh Turki telah menjadi titik pertikaian dengan AS dan NATO selama bertahun-tahun. AS dan NATO memperingatkan Turki bahwa S-400 tidak kompatibel dengan sistem pertahanan NATO dan dapat mengekspos informasi sensitif ke Rusia.

Namun, Turki bersikeras tetap membelinya dengan alasan sistem itu diperlukan untuk menjaga keamanan negaranya. Sikap Turki ini kemudian dibalas AS dengan menghambat pembelian jet tempur F-35 pada 2019 dan pemberian sanksi terhadap pejabat Turki dan entitas yang terlibat pembelian S-400.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Ditanya tentang kemungkinan kembalinya program pengadaan F-35, Cavusoglu mengatakan, “Ankara tidak ingin kembali ke program tersebut tetapi menginginkan pengembalian dari Washington uang yang dibayarkan untuk jet tempur sebelum negara itu keluar dari program tersebut, sementara jet-jet tempurnya belum pernah dikirimkan.”

Dia menambahkan bahwa Turki ingin meningkatkan hubungannya dengan AS, merujuk minat Turki saat ini untuk membeli pesawat-pesawat F-16 dan perlengkapan modernisasi.

Pada Oktober 2021, Ankara meminta jet tempur F-16 dan perlengkapan modernisasi dari AS dalam kesepakatan senilai $6 miliar. Kesepakatan tersebut mencakup pembelian 40 jet tempur F-16 baru dan perlengkapan modernisasi untuk 79 jet tempur F-16 yang sudah dimiliki Turki.

Sementara pemerintahan Joe Biden’s mengungkapkan dukungan terhadap penjualan F-16 ke Turki, Kongres AS menentangnya dengan alasan catatan HAM Ankara masih buruk dan sejumlah kebijakan luar negeri Turki yang dinilai kontroversial seperti di Suriah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatrusiaS-400sistem pertahanan udaraTurkiUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keseruan di Bandung: Nobar di Bioskop, Bedah Film Hamka di Kafe
Tulisan selanjutnya Mewaspadai Bahan-Bahan Obat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?