Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengungsi Suriah Tersangka Penikaman di Annecy Prancis berteriak, ‘Dalam nama Yesus!’

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juni 2023 20:45 8:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juni 2023 19:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pria Suriah tersangka penikaman di sebuah taman di kota Annecy, Prancis, yang melukai empat anak-anak dan dua pensiunan, hari Sabtu (10/6/2023), di bawa ke hadapan hakim. Saat beraksi, pelaku berteriak, “Dalam nama Yesus Kristus!”

Gambar-gambar yang ditayangkan kanal televisi BFM menunjukkan tersangka dibawa dengan tandu oleh polisi ke sebuah mobil hitam yang menunggu di belakang kantor polisi.

Reuters mempublikasikan gambar-gambar yang menampakkan sebuah mobil hitam dan beberapa mobil polisi meninggal kantor kepolisian.

RFI melaporkan tersangka penikaman hari Kamis (8/6/2023) itu bernama Abdulmasih Hanoun, warga negara Suriah berusia 31 tahun yang diberikan suaka di Swedia 10 tahun lalu. Dia ditangkap di tempat kejadian. Dia ditahan dan menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Seorang juru bicara kepolisian mengatakan penyerang adalah pencari suaka Suriah berusia 31 tahun yang membawa dokumen identitas Swedia dan surat izin mengemudi Swedia. Dia dilaporkan memasuki Prancis secara legal dan tidak dikenal oleh badan-badan keamanan Prancis atau tidak memiliki catatan di kepolisian.

Baca Juga

Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah
22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri
Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS
Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China
Qatar Bantah Menahan Pilot Iran

Seorang wanita yang diidentifikasi sebagai mantan istrinya mengatakan kepada BFM TV bahwa mantan pasangannya itu adalah pemeluk Kristen. “Dia tidak menelepon saya selama empat bulan. [Hubungan kami] berhenti karena kami tinggal di Swedia dan dia tidak ingin tinggal di Swedia lagi,” katanya, menambahkan bahwa sebelumnya dia tidak menunjukkan kekerasan.

Jaksa wilayah Annecy, Line Bonnet-Mathis, yang memimpin penyelidikan atas insiden penikaman tersebut mengatakan sejauh ini tidak ada indikasi motif terorisme. Namun seorang saksi yang merekam adegan itu, mendengar dia meneriakkan kata-kata “Dalam nama Yesus Kristus” terdengar saat tersangka mengangkat pisaunya, kutip churchtimes.co.uk.

Aksi penikaman membabi-buta itu berhasil dihentikan oleh seorang pemuda berusia 24 tahun bernama Henry. Dia menggunakan tas ranselnya untuk menghadapi pelaku secara langsung dan mematahkan serangan-serangannya. Warganet mengapresiasi keberanian pemuda peziarah Katolik itu dan menjulukinya sebagai “pahlawan beransel”.

Anak-anak yang terluka berusia antara 22 bulan dan 3 tahun, salah satunya adalah warga negara Inggris, menurut Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly.

Dua anak masih dalam kondisi kritis tetapi stabil di rumah sakit sehari setelah serangan itu, kata Perdana Menteri Elisabeth Borne. 

Dua lainnya – dan dua pensiunan yang juga terkena sabetan pisau pelaku – mengalami luka yang tidak terlalu serius, kata aparat berwenang.

Di antara korban anak dalam serangan itu, satu merupakan warga negara Inggris dan satu berkebangsaan Belanda, lapor RFI.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Annecydengan nama yesusHeadlinekristenpengungsipenikamanPrancissuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pabrik Roket Turki Meledak Lima Orang Tewas
Tulisan selanjutnya Pemerintah Tanggapi Permintaan Suku Baduy agar Sinyal Internet Dicabut  karena Takut Dampak Negatif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra

Berita
15 Agustus 2026 10:23
Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI
Bahtsul Masail Pra Muktamar NU, Pajak Harus Berpihak pada Keadilan Masyarakat
Wamenag Minta Masyarakat Tenang, Kasus Promosi Miras di The Sounds Project Harus Diusut Tuntas
Banyak Negara Sambut Pakta Pertahanan Mekkah, UEA Malah Mengkritik

Terbaru

  • Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
  • Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah
  • 22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri
  • Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS
  • Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China
  • Qatar Bantah Menahan Pilot Iran
  • Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI
  • Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
  • Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
  • Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat

16 Agustus 2026 10:55
Berita

Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket

16 Agustus 2026 10:17
Berita

Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India

16 Agustus 2026 09:46
Berita

PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa

15 Agustus 2026 17:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?