Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mertua Perdana Menteri Skotlandia Terperangkap di Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 Oktober 2023 17:04 5:04 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 13 Oktober 2023 17:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Perdana Menteri Skotlandia, Humza Yousaf, mengungkapkan bahwa ibu mertuanya turut terperangkap di Jalur Gaza tanpa listrik dan air, seperti jutaan warga Palestina lainnya.

Ibu mertua Muslim pertama yang jadi Perdana Menteri Skotlandia itu, bernama Elizabeth El-Nakla adalah seorang mantan perawat.

“Dia, seperti sebagian besar orang di Gaza, tidak ada hubungannya dengan Hamas. Dia telah diberitahu untuk meninggalkan Gaza, namun, seperti penduduk Gaza lainnya, dia terjebak tanpa tempat untuk pergi,” tulis Humza Yousaf di X pada Jumat (13/10/2023).

Selain diputusnya akses listrik, air, dan suplai makanan ke Gaza, warga Palestina di sana juga berada di bawah ancaman kematian. Lantaran sewaktu-waktu bom Zionis Israel bisa saja menghantam mereka.

This is Elizabeth El-Nakla. She is my mother-in-law. A retired nurse from Dundee, Scotland. She, like the vast majority of people in Gaza, has nothing to do with Hamas. She has been told to leave Gaza but, like the rest of the population, is trapped with nowhere to go. pic.twitter.com/D3ZUtnEmyO

— Humza Yousaf (@HumzaYousaf) October 13, 2023

Istri PM Skotlandia, Nadia El-Nakla, mengatakan kedua orang tuanya terjebak di Gaza setelah mengunjungi kerabat mereka di wilayah yang diblokade itu.

Baca Juga

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Nadia El-Nakla mengatakan bahwa orang tuanya, Elizabeth dan Maged, mengatakan kepadanya bahwa mereka merasa seperti akan mati. Elizabeth dan Maged melakukan perjalanan ke Gaza pekan lalu untuk mengunjungi seorang kerabat dan saudara laki-laki Nadia, yang bekerja sebagai dokter di Gaza, dilansir BBC Scotland.

Perdana Menteri Skotlandia, Humza Yousaf sendiri telah mengirim surat kepada Menteri Luar Negeri Inggris, James Cleverly. Yousaf mendesak Cleverly untuk menekan Israel agar membuka koridor kemanusiaan.

“Saya menulis mengenai serangan yang dilakukan Hamas selama akhir pekan, dan meningkatnya konflik di Israel dan Gaza. Terlalu banyak orang yang tidak bersalah telah kehilangan nyawa mereka sebagai akibat dari serangan yang tidak dapat dibenarkan. Hukuman kolektif terhadap warga sipil yang tidak bersalah tidak dapat dibenarkan dan tidak akan memberikan dampak apa pun terhadap perdamaian di kawasan,” kata Yousaf dalam suratnya, pada Selasa (10/10/2023).*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASJalur GazapalestinaPerdana Menteri SkotlandiaZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas: 13 Sandera Termasuk Warga Asing Tewas karena Bom Israel
Tulisan selanjutnya (Video) Pegawai Kedutaan Besar Israel di Beijing Ditusuk Orang di Jalan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

4 Juni 2026 21:20
Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?