Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hamas: Amerika dan Penjajah ‘Israel’ Memikul Tanggung Jawab Kembalinya Agresi Nazi ke Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Desember 2023 17:41 5:41 pm
Ahmad
Dipublikasikan 1 Desember 2023 17:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) menyatakan penjajah ‘Israel’ telah memikul tanggung jawab atas dimulainya kembali perang dan agresi Nazi di Jalur Gaza setelah menolak semua tawaran sepanjang malam setelah rezim teroris ‘Israel’ dinilai menolak pembebasan semua tahanan.

“Kami menganggap penjajah bertanggung jawab atas dimulainya kembali perang dan agresi di Gaza. Negosiasi dilakukan sepanjang malam untuk memperpanjang gencatan senjata, di mana Hamas mengusulkan pertukaran tahanan dan orang lanjut usia,” ujar Hamas dalam pernyataanya terbaru hari Jumat (1/12/2023) di saluran telegramnya.

Selain itu, Hamas mengusulkan penyerahan jenazah mereka yang tewas akibat serangan udara ‘Israel’, termasuk jenazah keluarga Bibas, dan melepaskan ayah mereka untuk mengikuti upacara pemakaman mereka. “Selain itu, dua warga ‘Israel’yang ditahan ditawarkan untuk dibebaskan,” ujarnya.

“Namun, pihak penjajah justru menolak semua tawaran ini karena mereka telah mengambil keputusan sebelumnya untuk melanjutkan agresi kriminalnya,” ujar pernyataan Hamas.

Menurut Hamas, Pemerintahan Amerika Serikat (AS) dan presidennya, Joe Biden, ikut memikul tanggung jawab penuh atas berlanjutnya kejahatan perang Zionis di Jalur Gaza setelah dukungan tanpa syarat mereka dan lampu hijau yang diberikan setelah kunjungan Menteri Luar Negeri mereka, Anthony Blinken, ke penjajah kemarin.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

“Dia mengumumkan niat penjajah untuk melanjutkan agresi dengan persetujuan AS atas rencana baru tersebut, yang sejauh ini telah menyebabkan kematian puluhan warga sipil dan anak-anak tak berdosa,” ujar pernyataan itu.

“Kami menegaskan bahwa rakyat kami yang tangguh di tanah mereka, dengan perlawanan yang berani, terutama Brigade Al-Qassam yang menang, kini menghadapi agresi di semua lini dan melanjutkan operasi heroik mereka, “ ujarnya.

Para pejuang Palestina, kata Hamas, akan menggagalkan tujuan agresi kriminal dan akan menghancurkan keinginan tentara penjajah yang telah kalah. “Keputusan tertinggi akan tetap ada pada rakyat Palestina yang teguh melawan terorisme Zionis yang didukung Amerika,” ujar pernyataanya.

Izzat al-Risheq, anggota biro politik Hamas, mengatakan apa yang tidak dicapai ‘Israel’selama 50 hari pertama perang, “tidak akan dicapai dengan melanjutkan agresinya setelah gencatan senjata”.

“Dengan ketabahan rakyat kami dan kepahlawanan perlawanan kami, kami menghadapi kejahatan musuh, dimulainya kembali agresi Nazi, dan penargetan warga sipil,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Puluhan Gugur

Militer ‘Israel’ mengatakan Jumat pagi mengatakan bahwa jet-jet tempurnya melancarkan serangan di Gaza, tak lama setelah mengumumkan bahwa operasi tempur akan dilanjutkan di sana setelah jeda selama seminggu.

Pasukan penjajah (IOF) menuduh menuduh Hamas melepaskan tembakan ke wilayah ‘Israel’.  “Jet tempur IOF saat ini menyerang sasaran Hamas di Jalur Gaza,” katanya dikutip NBC News.

Tentara penjajah juga menyebarkan selebaran yang memberitahu masyarakat di bagian selatan Gaza yang sudah dibombardir untuk mengungsi, menandakan serangan yang semakin meluas.

Sementara itu, pejabat kesehatan di Gaza mengatakan jumlah warga Palestina yang terbunuh di Gaza pagi ini menjadi sedikitnya 37 orang, menurut kementerian kesehatan.

Agresi ‘Israel’ terbaru juga mengundang kelompok bersenjata Palestina menyerang kota-kota ‘Israel’, wilayah Palestina yang terjajah.

Brigade al-Quds, sayap bersenjata kelompok Jihad Islam Palestina yang berbasis di Gaza, mengatakan mereka telah menyerang kota-kota ‘Israel’ Jumat pagi ini.

Serangan tersebut merupakan respons terhadap “kejahatan musuh Zionis terhadap rakyat kami pagi ini,” kata kelompok tersebut melalui saluran Telegramnya.

Pengumuman itu disampaikan ketika sirene terdengar di kota selatan Ashkelon setelah roket ditembakkan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agresi IsraelgazaHeadlineisraelJalur Gazanaziserangan gazaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjajah ‘Israel’ Kembali Melakukan Agresi ke Gaza setelah Ada Restu Amerika  
Tulisan selanjutnya Aksi Perlawanan Palestina Tewaskan Rabi Yahudi yang Anjurkan Pemboman RS Al Shifa Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?