Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Misi PBB di Mali Berakhir Tentara Jerman Pulang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Desember 2023 21:52 9:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Desember 2023 05:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tentara Jerman mengatakan prajurit terakhirnya sudah kembali pulang setelah 10 tahun menjalani misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Mali, karena junta militer negara tuan rumah tidak lagi menginginkan kehadiran mereka.

MINUSMA, akronim dari bahasa Prancis nama misi pasukan internasional di bawah komando PBB di Mali untuk menstabilkan situasi keamanan di negara itu dimulai pada tahun 2013. MINUSMA dibentuk karena Mali menghadapi perlawanan dari kelompok Muslim bersenjata. Total ada 53 negara yang berpartisipasi dalam MINUSMA.

Junta militer Mali, yang merebut kekuasaan lewat kudeta tahun 2020, meminta pasukan MINUSMA angkat kaki karena upaya mereka memberantas kelompok Muslim bersenjata tidak berhasil dan justru menjadi bagian dari masalah. Junta kemudian memilih menjalin kerja sama keamanan dengan Rusia, yang mendatangkan pasukan bayaran lewat Wagner Group.

PBB secara resmi mengakhiri misi dengan seremoni khusus di ibu kota Bamako, hari Senin (11/12/2023).

“Kami pulang dengan bangga atas apa yang telah kami capai, serta dengan pandangan jernih mengenai batasan tindakan yang dapat kami lakukan,” kata pemimpin MINUSMA El Ghassim Wane, seperti dilansir DW.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Wane mengatakan “fase likuidasi” yang melibatkan penyerahan perlengkapan kepada otoritas militer Mali akan dimulai setelah penarikan pasukan selesai pada 1 Januari 2024.

Jerman mengerahkan total 20.000 personel selama misi MINUSMA – penempatan pasukan Bundeswehr di luar negeri terbesar kedua setelah pengiriman pasukan ke Afghanistan bersama NATO pimpinan Amerika Serikat.

Kantor berita Jerman DPA melaporkan bahwa pada hari Senin 160 tentara Jerman dari kontingen terdiri dari 1.000 tentara masih berada di Mali. Sebanyak 120 lainnya masih berada di negara tetangga Niger.

Tentara Jerman, yang meninggalkan barak lapangan Bundeswehr Camp Castor di kota Gao pada hari Selasa, dilaporkan akan singgah di pantai Atlantik sebelum kembali ke pangkalan udara Wunstorf di negara bagian Niedersachsen, Jerman, pada akhir pekan ini.

Camp Castor merupakan basis pasukan Jerman selama misi MINUSMA.

Dilansir DW hari Selasa (12/12/2023), Bundeswehr mengatakan konvoi pembawa perlengkapan militer Jerman tertahan di pabean di perbatasan Mali-Niger. Peralatan perang lain yang masih ditinggal di Camp Castor akan dibawa pulang ke Jerman oleh kontraktor swasta.

Selama 10 tahun misi MINUSMA, PBB berusaha mempertahankan jumlah tentara dan polisi sekitar 15.000 ditempatkan di Mali. Sekitar 180 anggota pasukan penjaga perdamaian PBB kehilangan nyawa mereka selama periode tersebut, sebagian besar dibunuh oleh milisi Muslim yang memiliki hubungan dengan al-Qaeda atau kelompok yang disebut ISIS alias IS.

Mali adalah salah satu penugasan Bundeswehr yang paling mematikan. Dua pilot Jerman tewas di sana dalam kecelakaan helikopter pada tahun 2017, dan 12 lainnya terluka dalam serangan bom bunuh diri pada tahun 2021.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JermanmaliMINUSMA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Turut Galang Dukungan Gencatan Senjata di Gaza, Menlu Retno Sindir Amerika
Tulisan selanjutnya Kasus Pembunuhan Marak, MUI Ingatkan Ancaman Allah atas Pengilangan Nyawa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?