Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Masyarakat Malaysia Diminta Gunakan Masker Lagi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Desember 2023 09:04 9:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Desember 2023 08:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kementerian Kesehatan Malaysia meminta masyarakat kembali menerapkan kebiasaan menggunakan masker setelah kasus Covid-19 dilaporkan naik hampir dua kali lipat menjelang musim liburan Natal dan tahun baru.

Dirjen Kesehatan Datuk Dr Muhammad Radzi Abu Hassan mengimbau masyarakat memgenakan masker saat berkumpul bersama keluarga dan teman, karena laporan 49th Epidemiological Week (ME49) tanggal 3-9 Desember menunjukkan lonjakan kasus Covid-19 menjadi 12.757 dari 6.796 kasus pada ME48.

“Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dengan memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan. Tindakan pencegahan ini ditekankan untuk melindungi tidak hanya diri sendiri tetapi juga keluarga, tetangga, dan teman-teman dekat dari risiko tertular Covid-19,” katanya dalam sebuah pernyataan hari Rabu (13/12/2023) seperti dikutip Malay Mail.

Kekhawatiran juga muncul terkait beban fasilitas kesehatan. Penggunaan tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) pada ME49 meningkat sebesar 1,4 persen, dan terdapat peningkatan sebesar 0,5 persen pada pasien Covid-19 yang membutuhkan ventilator dibandingkan ME48.

Dr Radzi menyampaikan informasi terkini tentang varian Omicron yang muncul, mengonfirmasi deteksi 26 kasus baru. Sebanyak 21 diklasifikasikan sebagai variant of concern (VOC) dan sisanya sebagai variant of interest (VOI). Ia meyakinkan masyarakat, hingga hari ini belum ada varian baru yang teridentifikasi.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Subvarian Omicron yang dominan di Malaysia adalah XBB.1.16, XBB.1.5, dan EG.5.5. Meskipun varian ini diketahui sangat menular, tetapi umumnya tidak menimbulkan kasus yang parah,” jelas Dr Radzi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19Malaysiamasker
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejuang Al-Qassam Bunuh 36 Tentara Zionis, Hancurkan 72 Kendaraan Militernya
Tulisan selanjutnya Pengaruh dan Tekanan China di Perguruan Tinggi Ternama Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?