Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengaruh dan Tekanan China di Perguruan Tinggi Ternama Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Desember 2023 10:18 10:18 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Desember 2023 09:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Universitas-universitas terkemuka di Inggris telah dipengaruhi oleh agen-agen China, tekanan diplomatik dan berbagai tekanan tidak resmi yang mengakibatkan penyensoran di kampus, menurut dokumenter “Secrets and Power: China in the UK” yang ditayangkan pada 29 November oleh Channel 4 dalam program Dispatches.

Dokumenter itu mengatakan University of Nottingham menutup School of Contemporary Chinese Studies pada 2016 disebabkan adanya tekanan dari Beijing.

Bekas kepala institut tersebut, Prof Steve Tsang, secara terbuka mengkritik Partai Komunis China dalam beberapa kesempatan, tetapi pihak manajemen universitas meminta agar dia tidak berbicara kepada media selama kunjungan Xi Jinping ke Inggris pada 2015.

Dokumenter itu juga menyoroti Imperial College London. Dokumenter itu mengklaim seorang profesor ilmu komputer terkemuka di sana berkolaborasi dengan para peneliti di sebuah universitas China untuk menerbitkan makalah tentang penggunaan persenjataan AI yang dapat digunakan untuk memberikan manfaat bagi manusia.

Disebutkan bahwa Guo Yike, pendiri Imperial College Data Science Institute, sudah menulis delapan paper dengan para kolaborator dari Universitas Shanghai tentang penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengontrol kapal-kapal swakemudi. Pada 2019 Guo menandatangani kesepakatan riset dengan JARI, sebuah lembaga riset China yang memiliki hubungan dengan militer Tiongkok. Kesepakatan riset itu dihentikan pada 2021 dan Imperial College mengatakan sudah mengembalikan dana berkaitan dengan kemitraan itu.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Guo mengatakan paper yang ditulisnya bersifat “dasar” dan ditulis untuk membantu mengembangkan pengetahuan yang sudah mereka miliki dan bukan untuk memecahkan masalah tertentu di dunia nyata. Paper itu hanya berisi pandangan-pandangan keilmuan yang mungkin bermanfaat bagi masyarakat di seluruh dunia, kata Guo.

Dokumenter itu juga mengklaim berhasil mengungkap spionase China yang menarget para aktivis pro-demokrasi Hong Kong yang berada di Inggris.

Finn Lau, seorang aktivis yang menetap di Inggris yang diburu oleh polisi Hong Kong dengan hadiah HK$1 juta (sekitar £1 juta) , mengatakan dirinya didekati oleh seorang pria yang mengaku jurnalis Toronto Guardian bernama Richard Vong. Dalam rekaman pembicaraan video mereka, Vong bertanya perihal aktivitas Lau dan Global Detwin with China, kelompok kampanye yang mendesak kota-kota Inggris agar memutuskan kerja sama “kota kembar” dengan kota-kota di China disebabkan banyaknya pelanggaran HAM di sana.

Pihak redaksi Toronto Guardian mengatakan kepada pembuat dokumenter tersebut Dispatches bahwa tidak ada orang bernama Richard Vong yang pernah bekerja di medianya. ever worked there. Dalam pembicaraan telepon dengan Lau, “Vong” menolak untuk memberitahu bagaimana ejaan nama belakangnya dengan alasan itu “sangat personal”.

Tim Dispatches kemudian menggunakan perangkat lunak pengenalan wajah untuk melacak pria yang mengaku bekerja sebagai jurnalis itu. Hasil penelusuran menunjukkan orang itu adalah seorang pria Amerika yang bekerja sebagai guru bahasa Inggris di Shanghai.

Martijn Rasser, bekas intelijen senior di CIA yang diwawancarai oleh Dispatches, berkata, “Beijing bertindak dengan impunitas di Inggris dan mengabaikan kedaulatan Inggris”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinainggris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masyarakat Malaysia Diminta Gunakan Masker Lagi
Tulisan selanjutnya Niger Mengatakan Semua Tentara Prancis Segera Angkat Kaki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?