Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Meriam Air ke Aksi Protes Wanita Balochistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Desember 2023 19:36 7:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Desember 2023 19:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Polisi Pakistan menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan aksi protes yang digelar kaum wanita di Islamabad hari Kamis (21/12/2023).

Sedikitnya 200 orang ditangkap, termasuk pemimpin protes Mahrang Baloch, ketika mereka memasuki kota, lansir BBC.

Para pengunjuk rasa melakukan aksi jalan kaki selama berminggu-minggu guna memprotes penghilangan paksa kaum pria di Provinsi Balochistan.

“Kami memulai aksi jalan kaki lebih dari 26 hari yang lalu. Kami adalah ratusan dan ribuan ibu, saudara perempuan dan anak perempuan dari orang-orang yang hilang atau dibunuh.”

“[Pihak aparat] akan melakukan apa saja untuk menghentikan kami, tetapi kami tidak akan berhenti. Kami semua adalah pengunjuk rasa damai dan akan tetap melakukan aksi dengan damai, meskipun merek tidak bersikap ramah terhadap kami,” kata Mahrang Baloch kepada BBC sebelum ditangkap.

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Para pengunjuk rasa dilarang memasuki Zona Merah – kawasan perkantoran lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif – di Islamabad oleh aparat kepolisian yang menggunakan pelindung lengkap dan dipersenjatai tongkat pentungan.

Rekaman video yang disebarkan di media sosial menampakkan situasi kacau ketika polisi menangkapi para demonstran dan menyeret mereka ke mobil-mobil polisi. Banyak di antara mereka terlihat menangis dan berteriak, sementara sejumlah pengunjuk rasa lainnya terduduk di tanah dengan luka-luka di tubuhnya.

Aksi protes itu dipicu oleh kematian seorang pria Baloch yang, menurut kerabatnya, ditembak mati saat berada di dalam tahanan kepolisian setelah sebelumnya dihilangkan secara paksa.

Penghilangan paksa di Balochistan – provinsi terluas di Pakistan – merujuk pada penangkapan sewenang-wenang yang dilakukan oleh aparat intelijen, yang tidak dapat dilacak oleh pihak kehakiman dan “tidak diakui” oleh pemerintah. Korbannya beragam termasuk aktivis politik, jurnalis, aktivis HAM dan mahasiswa.

Penghilangan paksa ini sudah terjadi selama puluhan tahun, sejak kemunculan gerakan nasionalis Balochistan pada awal 2000-an.

Sejak itu pula kaum wanita Balochistan berusah mencari orang-orang tercinta mereka dan mengangkat isu itu agar mendapatkan perhatian internasional.

Kasus penghilangan paksa terakhir menimpa Balach Mola Bakhsh, 24, yang diciduk oleh aparat kontraterorisme pada 29 Oktober. Dia ditahan selama hampir satu bulan sebelum pihak berwenang menuduhnya menyimpan bahan peledak.

Pada 23 November, satu hari sebelum jadwalnya meminta pembebasan bersyarat dari tahanan, polisi mengatakan bahwa empat “teroris” dari “kelompok yang ditarget pemerintah”, termasuk Baksh, tewas dalam baku tembak dengan polisi di Turbat, sebuah kota di Balochistan. Keluarga Baksh membantah tuduhan terorisme itu dan mengatakan bahwa pemuda itu tewas saat berada di dalam tahanan kepolisian.

Warga yang geram dengan kesewenangan aparat akhirnya turun ke jalan guna menuntut diakhirinya aksi penghilangan paksa dan pembunuhan di luar hukum yang dilakukan oleh aparat. Mereka juga meminta agar aparat yang terlibat pembunuhan para pemuda Baloch dimintai pertanggungjawabannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Balochistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 70 Persen Generasi Muda Amerika Ingin ‘Israel’ Menghentikan Agresinya di Gaza
Tulisan selanjutnya Penjara untuk Diktator Suriname dalam Kasus Pembunuhan Lawan Politiknya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?