Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ajak Pengikutnya Lapar Demi Bertemu Yesus Pendeta Ini Dijerat 238 Dakwaan Pembunuhan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Januari 2024 19:32 7:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Januari 2024 19:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Paul Mackenzie, seorang pendeta di Kenya yang mengajak pengikutnya untuk melaparkan diri demi bertemu Yesus, dijerat dengan 238 dakwaan pembunuhan tidak disengaja bersama dengan istrinya dan 93 orang lain.

Dakwaan tambahan dikenai atas Mackenzie dan kawan-kawan setelah pekan lalu mereka dijerat dengan pasal terorisme.

Dia dituduh mendorong para pengikut sektenya Good News International Church untuk pindah ke Shakahola, sebuah kawasan hutan di pesisir Kenya, dan melaparkan diri di sana demi “berjumpa dengan Yesus”.

Sebanyak 429 mayat, termasuk anak-anak, ditemukan di dalam sejumlah kuburan di hutan itu. Kebanyakan jasad menunjukkan tanda kelaparan, tetapi beberapa di antaranya – termasuk anak-anak – menunjukkan bekas luka akibat dipukul atau diserang.

Sebanyak 238 korban kehilangan nyawanya antara Januari 2021 dan September 2023 di Shakahola, menurut sejumlah media lokal yang mengutip dokumen pengadilan. 

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mackenzie dan para terdakwa lain menyatakan dirinya tidak bersalah saat dihadirkan dalam persidangan hari Selasa (23/1/2024) di kota Mombasa, lansir BBC.

Mackenzie ditempatkan di dalam tahanan sejak penangkapannya pada bulan April 2023.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KenyapendetaYesus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat Serang Kelompok Bersenjata Dukungan Iran Kataib Hezbollah di Iraq
Tulisan selanjutnya Nilai Perdagangan Produk Halal Dunia 2025 Diyakini Capai Rp 110 Quadriliun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?