Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
BeritaPalestina Terkini

(VIDEO) ‘Israel’ Serang Rafah saat Pengungsi Sedang Tidur, Lebih 100 Orang Syahid

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Februari 2024 18:02 6:02 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 Februari 2024 17:55
Bagikan
Serangan Zionis Israel di Kota Rafah, tempat pengungsi Gaza berlindung
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebanyak lebih 100 warga Palestina dilaporkan syahid, dan 230 orang lain terluka, akibat pemboman intensif oleh pasukan penjajah Israel (IDF) yang menargetkan Rafah di Jalur Gaza selatan hari Senin dini hari.

Pesawat Israel melakukan lebih dari 50 serangan udara, menargetkan rumah dan masjid di beberapa wilayah kota Rafah. IDF juga mengebom lebih dari 11 rumah dan Masjid Al-Huda dan Al-Rahma di wilayah Yibna dan Shabura dalam waktu setengah jam.

A bloody morning in Rafah, Gaza's southernmost city that the Israeli army told Palestinians to flee to at the beginning of the ongoing genocide, claiming it was a safe zone. pic.twitter.com/Cvcoftc9je

— Quds News Network (@QudsNen) February 12, 2024

Menurut laporan Aljazera, kebanyakan korban adalah wanita dan anak-anak, yang ketika serangan mereka dalam keadaan tidur.  Pemboman Israel yang kejam dan belum pernah terjadi sebelumnya ini terkonsentrasi di wilayah utara kota Rafah, dan di sekitar Masjid Al-Rahma di Kamp Al-Shaboura di Rafah.  

Aljazeera juga melaporkan awan asap tebal memenuhi atmosfer kota, bertepatan dengan intensnya penerbangan pesawat pengintai dan helikpter penjajah di wilayah tersebut.

One of the Israeli targets in Rafah, Gaza as most of the victims were children, who were wounded or killed while they were sleeping. pic.twitter.com/xd3kVJDgem

— Quds News Network (@QudsNen) February 12, 2024

Bayi Baru Lahir

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Quds News melaporkan tank Israel terus mengepung dan menghancurkan sebagian sekolah Haroun Al Rasheed di Khan Yunis ketika sebanyak 1.200 warga sipil sedang mengungsi.

Dalam sebuah video yang beredar, seorang dokter perempuan Palestina mengucapkan selamat tinggal kepada beberapa kerabatnya yang gugur dalam pemboman Israel tadi malam.

https://twitter.com/i/status/1756943969374613609

Sementara seorang ibu yang berduka mengucapkan selamat tinggal kepada bayinya, yang terbunuh akibat serangan udara Israel tanpa pandang bulu di Rafah.

Bayi ini lahir pada saat agresi Israel yang sedang berlangsung di Gaza, dan juga terbunuh dalam agresi yang sama yang telah berlangsung selama 130 hari.

https://twitter.com/i/status/1756938824771412286

Aljazeera memperoleh gambar kedatangan sejumlah orang yang telah syahid dan luka ke Rumah Sakit Kuwait di Rafah dan Rumah Sakit Eropa di Khan Yunis akibat bom zionisi Israel di berbagai wilayah di kota Rafah

“Pasukan pendudukan menggunakan rudal pembakar yang dilarang secara internasional dalam serangan mereka di Rafah, membenarkan adanya sejumlah besar orang yang diamputasi, cedera otak, dan luka bakar,” ujar Direktur Rumah Sakit Kuwait di Rafah, Suhaib Al-Hams, hari Senin (12/2) kepada Aljazeera.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, jumlah korban pembantaian Rafah ini kemungkinan akan meningkat, karena masih banyak orang hilang dan berada di bawah reruntuhan rumah yang penghuninya dibom.

Lembaga kemanusiaan itu juga melaporkan dalam kondisi yang sulit relawan medis melakukan proses pengangkutan para syuhada dan korban luka dengan cara yang sangat primitif.  

Rafah adalah tempat perlindungan terakhir bagi para pengungsi Gaza yang terkena dampak agresi penjajah. Di wilayah yang berbatasan dengan Mesir ini diperkirakan mencakup lebih dari 1.400.000 warga Palestina, termasuk 1.300.000 pengungsi dari provinsi lain.

Sekitar 1,4 juta warga Palestina dan tunawisma saat ini berada di Rafah setelah pasukan penjajah ‘Israel’ mengusir ratusan ribu warga Palestina dari Gaza utara hingga selatan wilayah tersebut. Agresi ‘Israel’ di Jalur Gaza yang dilakukan sejak 7 Oktober mengakibatkan gugurnya lebih dari 28.176 orang, sebagian besar adalah warga sipil, sementara lebih dari 68.000 lainnya terluka, kutip WAFA.*  

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHeadlineIDFisraelIsrael serang Rafahkamp pengungsi RafahpalestinaRafah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Quran Belanda Ajak Masyarakat Mengenal Islam, Muslim Belanda Bagikan Al-Quran Terjemahan
Tulisan selanjutnya Kecam Keras Serangan ‘Israel’ ke Rafah, Malaysia: Zionis Jelas Ingin Musnahkan Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?