Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penyiar TV Anti-Rezim Teheran Ditikam di Depan Rumahnya di London

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Maret 2024 11:47 11:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Maret 2024 11:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang penyiar Iran International, kanal televisi berbasis di Inggris yang kerap mengkritisi rezim Teheran, ditikam berkali-kali di depan rumahnya di London.

Iran International, yang banyak meliput tentang demonstrasi anti-pemerintah Iran pada 2022, mengatakan Pouria Zeraati, 36, diserang oleh sekelompok orang.

Metropolitan Police, atau biasa disebut The Met (Police), mengatakan petugas dari unit kontraterorisme memimpin penyelidikan kasus penikaman itu, lapor BBC Jumat (29/3/2024).

Korban dalam kondisi stabil di rumah sakit, kata kepolisian kota London itu.

Kepala unit kontraterorisme Commander Dominic Murphy, mengatakan anak buahnya mencari berbagai kemungkinan motif dari serangan itu.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

The Met mengatakan petugas dari unit kontraterorisme yang diserahkan tugas untuk menangani kasus itu disebabkan pekerjaan korban sebagai seorang jurnalis media berbahasa Persia yang berbasis di Inggris. Selain itu, ada fakta bahwa sejumlah ancaman sudah diterima oleh kalangan jurnalis seperti korban.

Murphy mengatakan patroli tambahan dikerahkan di sekitar lokasi kejadian dan sejumlah titik di London sebagai tindakan pencegahan.

Sejauh ini belum ada tersangka yang ditangkap.

Hampir 18 bulan lalu, Iran International menjadi salah satu penyaji berita-berita tentang aksi protes terhadap pemerintah yang marak terjadi di Iran.

Disebabkan banyaknya ancaman yang pihak yang disokong negara, kanal televisi berbahasa Persia itu memindahkan studio penyiaran ke Washington DC, Amerika Serikat, lalu pindha lagi ke lokasi baru di London pada bulan September 2023.

Menurut The Met Police, sejak awal 2022, ada 15 plot yang berhasil digagalkan oleh petugas baik itu rencana penculikan atau pembunuhan terhadap orang-orang yang bermukim di Inggris yang dipandang sebagai musuh rezim Teheran.

Pada Desember 2023, warga Austria Magomed-Husejn Dovtaev, 31, ditangkap polisi karena  “berusaha mengumpulkan atau merekan informasi yang berguna bagi teroris”.

Menurut The Met, Dovtaev membuat video pada bulan Februari 2023 yang menunjukkan bagian luar dan posisi penjaga keamanan dari gedung Chiswick Business Park di mana kantor pusat Iran International berada.

Pada November 2022 dua jurnalis Inggris keturunan Iran yang bekerja untuk Iran International melaporkan ke pihak kepolisian perihal ancaman terhadap nyawa mereka. Polisi kemudian bertindak dengan menempatkan personelnya di luar studio dan memasang pembatas beton di luar gedung.

Pada saat yang sama ketika itu di Teheran, Menteri Intelijen Iran Ismail Khatib mengumumkan Iran International sudah dinyatakan sebagai organisasi teroris, dengan alasan kanal televisi itu menyulut dan memanas-manasi rakyat untuk melakukan aksi protes terhadap pemerintah.

Awal tahun ini, Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron mengumumkan sanksi atas sejumlah komandan Korps Garda Revolusi Iran setelah mereka terungkap – dari hasil investigasi jurnalis kanal televisi swasta Inggris ITV – terlibat dalam rencana pembunuhan dua penyiar televisi Iran International di wilayah Inggris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Iran International
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Tulisan selanjutnya Mobil Listrik Xiaomi Pertama Lebih Unggul dan Siap Bersaing Dengan Tesla

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?