Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Aksi Bela Palestina di 44 Kampus Ternama Amerika Berlanjut

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 April 2024 10:34 10:34 am
Ahmad
Dipublikasikan 27 April 2024 10:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Ribuan mahasiswa melanjutkan aksi demonstrasi dan gerakan protes mereka di puluhan universitas Amerika, menolak genosida Israel di Jalur Gaza, dan menuntut diakhirinya perang dan dukungan Amerika terhadapnya.

Demonstrasi terus berlanjut di sekitar 44 universitas dan perguruan tinggi Amerika meskipun ada kampanye penangkapan yang dilakukan oleh otoritas lokal terhadap mahasiswa dan demonstran yang mendukung mereka dan ancaman dari manajemen kampus untuk melakukan lebih banyak penangkapan jika demonstrasi dan protes terus berlanjut.

Various videos ranging from right now to the past few days at CUNY, The City University of New York at their Gaza solidarity encampment that is open to all pro Palestine supporters to show their solidarity with Gaza! In one of the videos it is made clear CUNY are negotiating in pic.twitter.com/1o6RIGpACp

— Eye on Palestine (@EyeonPalestine) April 27, 2024

Pergerakan mahasiswa Amerika untuk mendukung rakyat Palestina dan perjuangan mereka merebak dari Los Angeles hingga New York, melewati Austin, Boston, Chicago, dan Atlanta, di mana demonstrasi dan protes diorganisir di sejumlah universitas bergengsi di dunia, seperti Harvard, Yale, Columbia, dan Princeton.

Para mahasiswa mendirikan lebih banyak tenda di banyak kampus perguruan tinggi untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada komunitas lokal dan pengambil keputusan di Washington tentang perlunya intervensi segera untuk menghentikan perang dan mendukung hak-hak Palestina.

Jews wore the kippah in Palestine flag colors during a pro-Palestine rally. pic.twitter.com/fust1nLR0B

— Kuffiya (@Kuffiyateam) April 26, 2024

Mahasiswa di universitas-universitas Amerika berusaha menekan pemerintah Amerika untuk menarik investasi dari negara pendudukan dan perusahaan-perusahaan yang mendukungnya, dan untuk memboikot universitas-universitas ‘Israel’ yang terlibat dalam genosida rakyat Palestina.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Hari Kamis, polisi Amerika menangkap profesor dan mahasiswa dari Universitas Emory di Atlanta, Georgia, saat demonstrasi solidaritas dengan Jalur Gaza, di tengah serangan, peluru karet, dan gas air mata.

Sebuah video menunjukkan polisi menangkap dan menyerang kepala Departemen Filsafat, Noelle McAfee, dan profesor ekonomi, Caroline Fohlin, di Universitas Emory, setelah mereka berpartisipasi dalam demonstrasi menuntut gencatan senjata segera di Gaza dan diakhirinya dukungan Amerika terhadap penjaah ‘Israel’.

Noelle McAfee, the chair of the philosophy department at Emory University in Atlanta, was arrested during a pro-Palestine protest on campus. pic.twitter.com/qv9jkusJnf

— Middle East Eye (@MiddleEastEye) April 25, 2024

Video tersebut menunjukkan polisi melakukan kekerasan terhadap profesor ekonomi di universitas tersebut dan melemparkannya ke tanah sebelum menangkapnya, saat dia memberi tahu mereka bahwa dia adalah seorang profesor di universitas tersebut.

Platform lokal juga menerbitkan sejumlah video yang menunjukkan polisi Atlanta mencoba membubarkan mahasiswa di Universitas Emory dengan peluru karet setelah mereka berdemonstrasi mendukung Palestina dan mengecam genosida di Gaza.

Media Amerika melaporkan bahwa petugas polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan mahasiswa dan dosen yang melakukan protes di Universitas Emory.

Violent arrests at Emory University in Georgia, Atlanta in the U.S, with excessive use of force including tasers and pepper spray.

In addition to students, a street medic was among those arrested, as well as Noelle McAfee, professor and chair of the department of Philosophy. pic.twitter.com/lW0xkfQxOQ

— TIMES OF GAZA (@Timesofgaza) April 25, 2024

Sejak tanggal 18 April, gerakan mahasiswa yang mendukung Palestina dan mengecam berlanjutnya dukungan Amerika terhadap Israel telah meningkat di Amerika Serikat setelah Presiden Universitas Columbia Nemat Shafiq memanggil polisi kepada mahasiswa yang mendirikan kamp di kampus universitas untuk memprotes kelanjutan perang di Gaza dan menangkap sekitar 100 orang dari mereka.

Demonstrasi ini dimulai minggu lalu di Universitas Columbia di Negara Bagian New York, ketika sekelompok mahasiswa memutuskan untuk mengadakan aksi duduk terbuka di dalam tenda di halaman universitas, mengecam agresi terhadap rakyat Palestina. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatdemonstrasigenosida IsraelJalur Gazakampusmahasiswapalestinaprotes
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelaku Utama Pemboman Istiklal Dihukum 7 Penjara Seumur Hidup dan 1.790 Tahun
Tulisan selanjutnya Iblis dan Sang Abid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?