Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kota Wisata di Spanyol Ini Melarang Kostum Berbentuk Kemaluan Manusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Mei 2024 21:41 9:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Mei 2024 21:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah kota wisata populer di daerah Costa Brava, Spanyol, melarang kostum berbentuk kelamin manusia dan boneka seks, yang kerap dipergunakan dalam pesta melepas masa lajang.

Kota wisata Platja d’Aro, yang berpenduduk 12.000 jiwa, pada akhir pekan di musim panas bisa kedatangan 300.000 pelancong. Kota kecil di pesisir itu merupakan tempat favorit untuk menggelar pesta melepas masa lajang baik bagi calon pengantin laki-laki maupun perempuan. Beragam website menawarkan paket wisata khusus itu yang mencakup akomodasi, kapal pesiar serta penari-penari telanjang pria atau wanita.

Peraturan baru ini secara khusus melarang orang tampil di tempat umum secara telanjang bulat atau hanya mengenakan pakaian dalam atau mengenakan kostum yang meniru bentuk alat kelamin manusia dengan hiasan boneka seks atau aksesoris lain yang bernuansa seksual.

Para pelanggar akan dikenai denda €300 sampai €1.500, lansir The Guardian Kamis (30/5/2024).

“Tingkah-laku seperti itu berdampak bagi koeksistensi dalam masyarakat dan kami perlu untuk memeranginya,” kata Wali Kota Maurici Jiménez, seraya menegaskan bahwa kalau saja dia memiliki wewenang untuk membuat kebijakan semaunya, dia akan melarang sepenuhnya pesta pelepasan masa lajang itu.

Baca Juga

123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

David Puertas, kepala kepolisian setempat, memberikan contoh perilaku yang tidak patut. Belum lama ini, ada insiden di mana seorang calon mempelai pria diikat di tiang lampu jalan dengan lakban, sementara teman-temannya berpesta-pora sambil memainkan musik dan menyanyi dengan suara sangat keras sampai dini hari.

Peraturan baru itu juga melarang orang berjalan-jalan dengan bertelanjang dada atau hanya mengenakan bikini di daerah yang jauh dari pantai. Larangan semacam ini beberapa tahun silam pernah diberlakukan di Barcelona, tetapi tidak berhasil karena pelaku pelanggaran kebanyakan turis yang pulang kembali ke tempat asalnya tanpa membayar denda.

Barcelona, Málaga and Marbella merupakan kota-kota di Spanyol yang paling populer di kalangan wisatawan. Di kota-kota itu setiap tahun digelar ribuan pesta melepas masa lajang oleh para pelancong. 

Daerah lain di Costa Brava yang senasib dengan Platja d’Aro, yaitu kota kecil Tossa de Mar dan Lloret de Mar. Kota besar seperti Sevilla, Málaga dan Granada juga dicemari oleh pesta-pesta bernuansa seksual semacam itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Spanyol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khutbah Jumat: Bahaya dan Dampak Besar Perjudian
Tulisan selanjutnya Israel Lancarkan Serangan Udara Membabi-buta, 50 Kali dalam Sehari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

5 Juni 2026 06:00
Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

5 Juni 2026 05:00
Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

4 Juni 2026 21:20
Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

4 Juni 2026 14:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?