Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Putin Janji akan Pulangkan Warga India yang Dipaksa Ikut Berperang di Ukraina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Juli 2024 17:21 5:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Juli 2024 17:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Rusia berjanji akan memulangkan warga India yang dipaksa masuk dalam ketentaraan Rusia, yang sebagian di antaranya ikut berperang di Ukraina, usai pembicaraan antara Presiden Vladimir Putin dan Perdana Menteri Narendra Modi. 

Sebanyak 50 warga negara India diyakini telah menjadi korban skema penipuan yang menjebak mereka jadi tentara bayaran, empat di antaranya dilaporkan tewas di Ukraina.

Antara 35 dan 50 warga negara India direkrut paksa masuk ke dalam pasukan perang Rusia, menurut Menteri Luar Negeri India Vinay Kwatra, lansir AFP Sabtu (13/7/2024).

Pada pertemuan puncak bilateral di Moskow pekan ini, Modi mendesak Putin untuk mengatasi masalah tersebut. Presiden Rusia itu kemudian berjanji bahwa mereka akan diberhentikan lebih awal dari ketentaraan.

Kwatra, yang menemani Modi ke Moskow, melaporkan bahwa 10 warga negara India telah berhasil dipulangkan melalui upaya bersama dengan Rusia.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Militer Rusia diyakini merekrut ribuan orang asing, banyak dari mereka berasal dari Nepal, tetangga India.

Krisis kemiskinan dan pengangguran memaksa banyak warga India dan juga Nepal mencari pekerjaan di luar negeri, termasuk di zona konflik seperti Israel.

Selama kunjungan pertama Modi ke Rusia sejak konflik Ukraina dimulai itu, Menteri Luar Negeri Kwatra menekankan sikap India yang menentang perang berkepanjangan. Modi menyerukan dialog untuk memulihkan perdamaian dan menawarkan dukungan India dalam mencari solusi damai antara Rusia dan Ukraina.

Terlepas dari ketegangan ini, lawatan dua hari delegasi India menghasilkan rencana ambisius untuk meningkatkan perdagangan bilateral dari 60 miliar menjadi 92 miliar euro pada tahun 2030.

Rusia juga berupaya memperkuat hubungan militer dengan India, yang saat ini juga menjalin kerja sama kemanan dengan Prancis dan Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaNarendra ModirusiaVladimir Putin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lolos dari Maut Donald Trump Terus Maju Pilpres Amerika Serikat [Video]
Tulisan selanjutnya Lazismu PCIM Mesir Salurkan Bantuan Alkes untuk Rumah Sakit Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?