Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Banyak Telan Korban, Pemerintah Harus Inisiasi Gerakan Anti Cyber Bulliying

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 September 2024 13:42 1:42 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 September 2024 13:15
Bagikan
buzzer
Pendiri drone emprit Dr Ismail Fahmi
Bagikan

Hidayatullah.com—Pendiri drone emprit Dr Ismail Fahmi menyerukan gerakan nasional anti-cyber bullying yang akhir-akhir semakin marak terjadi. Menurutnya, gerakan tersebut bisa diinisiasi oleh pemerintah dengan melibatkan berbagai pihak.

Gerakan nasional tersebut, katanya, diharapkan dapat memberi kesadaran pada masyarakat mengenai bahayanya cyber bullying. Dalam gerakan nasional tersebut kampanye anti-cyber bullying dan edukasi mengenai potensi dan dampaknya dapat dimasifkan.

“Di negara-negara yang sudah maju gerakan seperti ini sudah sangat penting. Ada bahkan yang membuat gerakan nasional itu seperti kegiatan bulanan yang rutin terus menerus dilakukan,” katanya dalam perbincangan dengan RRI Pro 3.

“Salah satu program gerakan nasional tersebut adalah dengan edukasi yang diberikan kepada anak-anak sejak dini (SD). Sehingga mereka memahami apa dampak yang akan mereka terima jika jadi pembuli, apa yang terjadi terhadap orang yang dibulinya, dan bagaimana seharusnya sikap kita terhadap pembulian yang terjadi.”

Hal-hal seperti itu, kata dia, yang diedukasi kepada anak-anak sejak dini, sehingga mereka akan paham resiko dan dampak bullying. Akhirnya, mereka terdidik dan terlatih untuk tidak melakukannya.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

“Saya nelihat di Jerman ketika sekolah disana anak diajarkan soal itu dengan bentuk simulasi. Ada anak yang berperan pembuli, ada korbannya, dan ada anak yang berperan hanya melihat saja pembulian terjadi,” tambah Fahmi.

Edukasi seperti itu, tambah Fahmi, hanya bagian dari cara mencegah cyber bullying. Masih banyak cara lain yang dapat dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.

Badan PBB untuk anak Unicef menyebut cyberbullying (perundungan dunia maya) ialah bullying/perundungan dengan menggunakan teknologi digital. Hal ini dapat terjadi di media sosial, platform chatting, platform bermain game, dan ponsel.

Hasil riset Center for Digital Society pada tahun 2021, dari 3.077 siswa SMP dan SMA, sebanyak 45,35 persen siswa pernah menjadi korban. Sementara itu, 38,41 persen siswa pernah melakukan cyber bullying.

Selanjutnya, menurut data Unicef pada tahun 2022 terungkap 45 persen dari 2.777 anak di Indonesia mengaku pernah menjadi korban cyber bullying.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cyber bullyingDrone Empritperundunganperundungan dunia maya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Marah pada Netanyahu Tangani Tawanan, Ratusan Ribu Orang Banjiri Tel Aviv
Tulisan selanjutnya Kurdi-Suriah Melepaskan 50 Tahanan Terkait ISIS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?