Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Januari 2025 17:26 5:26 pm
Ahmad
Dipublikasikan 19 Januari 2025 17:25
Bagikan
Bagikan

Banyak di antara kita ditanamkan mentalitas bahwa meraih kesuksesan harus dengan memperoleh hasil yang baik di sekolah, sayangnya hal ini bisa mengundah stres dan gangguan mental

Hidayatullah.com | UMUMNYA orang tua mendorong anak-anak untuk terus berpikir ke depan dan mempersiapkan diri secara akademis untuk mencapai tingkat pencapaian tertinggi, yang pada gilirannya mengarah pada tekanan akademis.

Stres atau tekanan akademis didefinisikan sebagai “suatu pengalaman di mana seorang siswa dibebani oleh tuntutan waktu dan energi untuk mencapai tujuan akademis tertentu. Stres dapat berasal dari berbagai sumber potensial, dan memiliki berbagai dampak pada siswa secara emosional dan akademis.”

Kaum muda sering kali terjebak dalam tekanan akademis. Hal ini dikarenakan mereka mudah sekali terpapar tekanan akademis dari berbagai aspek, seperti tekanan teman sebaya, sifat kompetitif dengan siswa lain, tekanan dari orang tua dan guru, dan lain-lain.

Oleh karena itu, penting untuk mengendalikan perasaan-perasaan tersebut agar tidak terus menerus menekan mental seorang remaja dengan belajar menyeimbangkan tuntutan kehidupan.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

Ada berbagai dampak yang tidak diinginkan yang dapat timbul pada kaum muda, yang menyebabkan seorang remaja mengalami gejala stres emosional dan/atau fisik. Tekanan akademis yang besar dapat menyebabkan seseorang kesulitan dengan salah satu contoh berikut, yang diberikan oleh Universitas Stanford:

  • Terobsesi dengan nilai
  • Kecemasan
  • Perubahan nafsu makan
  • Kompetisi yang ekstrim
  • Kesulitan tidur (insomnia)
  • Kehilangan minat
  • Isolasi sosial

Stres atau tekanan akademis tidak selalu datang dari keinginan untuk mendapatkan nilai atau skor tinggi dalam ujian saja. Penelitian telah menemukan bahwa tingkat tekanan akademis yang berlebihan dapat menyebabkan “peningkatan masalah psikologis dan fisik seperti depresi, kecemasan, kegelisahan, dan gangguan terkait stres,” yang pada gilirannya memengaruhi hasil akademis.

Tekanan akademis sering kali dikaitkan dengan siswa sekolah menengah saat mereka mempersiapkan diri untuk kuliah, tetapi kenyataannya siswa sekolah dasar juga mengalaminya.

Siswa dari segala usia harus menyeimbangkan tekanan untuk mencapai prestasi akademis yang baik dengan kegiatan ekstrakurikuler, pekerjaan rumah, dan tes standar. Dan ini juga berlaku bagi pelajar dalam semua situasi sosial ekonomi.

Sayangnya, stres terkait sekolah semakin diperparah oleh krisis Covid-19 bebera saat lalu.

Ketika siswa kembali belajar tatap muka, mereka perlu memperhitungkan hilangnya pembelajaran ini, yang menimbulkan stres tambahan bagi siswa.

Meskipun adanya pandemi ini, siswa tidak kebal terhadap tekanan untuk mempertahankan nilai tinggi, meskipun menghadapi hal-hal seperti akses terbatas ke genosidakat digital dan internet, anggota keluarga yang sakit, dukungan sosial yang buruk, dan pola makan yang tidak seimbang.

Oleh karena itu, untuk membantu siswa mengelola emosinya, sebagai orang tua, mereka harus memainkan peran penting dengan meningkatkan kesadaran diri mereka, mengembangkan identitas diri yang positif, dan membantu menjaga kesejahteraan sosial-emosional dalam mengurangi stres akademis.

Sebagai orang tua, Anda harus membantu anak Anda menemukan solusi untuk membangun stabilitas emosionalnya sehingga stres yang mereka hadapi saat ini tidak menjadi trauma di masa mendatang.

Kesimpulannya, kita semua pernah mengalami apa yang dialami anak-anak Anda di beberapa titik. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan akademis putra-putrinya seiring dengan tren perubahan dunia yang semakin penuh tantangan.

Dan ini termasuk mengatasi sumber stres terkait sekolah, seperti hubungan dengan teman sebaya, nilai ujian yang tinggi, dan konflik dengan guru.*/ Nurul Hanan Arifin, naluri kreatif

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akademisdepresiHeadlinementalitasnilai akademiksekolahstres gangguan mental
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih 70 Peserta Aksi Pro-Palestina di London Ditangkap jelang Gencatan Senjata Gaza
Tulisan selanjutnya Mesir Bilang 50 Truk BBM akan Masuk Gaza Per Hari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Kesehatan

Anxiety dan Kecemasan yang Mengarah Gangguan Mental Serius

2 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?