Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Agustus 2025 14:36 2:36 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Agustus 2025 14:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Asupan makanan ultra-olahan (UPF) seperti minuman bersoda, es krim, dan mi instan dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru hingga 41 persen, menurut sebuah studi internasional baru.

Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa makanan cepat saji tidak hanya memperburuk kesehatan secara umum, tetapi juga meningkatkan kemungkinan terkena dua jenis utama kanker paru-paru, yaitu kanker non-sel kecil dan kanker sel kecil yang lebih agresif.

Sebuah studi skala besar yang melibatkan lebih dari 100.000 orang dewasa di Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa mereka yang paling banyak mengonsumsi makanan ultra-olahan lebih mungkin terkena penyakit ini dibandingkan individu yang mengonsumsi lebih sedikit atau tidak sama sekali.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan dalam jurnal Thorax, studi yang berlangsung selama 12 tahun tersebut mencatat 1.706 kasus kanker paru-paru di antara peserta yang dipantau berdasarkan pola makan dan kesehatan mereka.

Rata-rata, setiap peserta mengonsumsi hampir tiga porsi UPF per hari, tetapi beberapa juga mengonsumsi hingga enam porsi.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Makanan yang paling umum dalam kategori ini antara lain minuman ringan, daging dingin (daging untuk makan siang), gorengan, kue, pastri, camilan asin, sereal sarapan, mi instan dan sup, margarin, permen, burger, hot dog, dan pizza.
Bukan Hanya Perokok

Ahli radiologi di Royal Free London NHS Trust, Prof. Sam Hare, mengatakan seperempat kasus kanker paru-paru terjadi pada bukan perokok, sehingga menunjukkan perlunya meneliti faktor-faktor lain seperti pola makan.

“Hal ini menunjukkan bahwa kita perlu melakukan lebih banyak penelitian untuk mengidentifikasi hubungan antara makanan ultra-olahan dan risiko kanker, terutama di kalangan bukan perokok,” ujarnya.

Namun, tim peneliti mengakui bahwa penelitian ini tidak memperhitungkan tingkat frekuensi merokok di antara para peserta, yang mungkin memengaruhi hasil meskipun status merokok atau bukan perokok dicatat.

Penelitian ini menambah bukti yang ada tentang dampak buruk makanan ultra-olahan terhadap kesehatan, termasuk obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker lainnya.

Kanker paru-paru adalah kanker paling umum di seluruh dunia. Berikut 9 gejala kanker paru-paru:

  1. Batuk yang berlangsung selama tiga minggu atau lebih, dan mungkin terasa nyeri.
  2. Batuk yang semakin parah.
  3. Infeksi dada berulang.
  4. Batuk berdarah.
  5. Nyeri atau ketidaknyamanan saat bernapas atau batuk.
  6. Sesak napas terus-menerus.
  7. Kelelahan terus-menerus.
  8. Kehilangan nafsu makan.
  9. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.*
Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineKesehatanmakanan cepat sajiPenyebab kanker
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya investasi minuman keras Mayoritas Orang Amerika Menilai Alkohol Buruk untuk Kesehatan
Tulisan selanjutnya Suriah Kembali Bergejolak, ‘Israel’ dan SDF Dituduh Mendalangi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?