Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kurdi-Suriah Melepaskan 50 Tahanan Terkait ISIS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 September 2024 13:21 1:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 September 2024 13:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Otoritas di wilayah Suriah yang dikuasai Kurdi, hari Senin (2/9/2024), melepaskan 50 orang Suriah yang ditahan karena dituduh tergabung dalam kelompok ISIS.

Ribuan orang tersangka anggota ISIS alias Daesh alias IS, termasuk ratusan di antaranya warga asing, ditahan di penjara-penjara yang dikelola oleh Syrian Democratic Forces (SDF), sayap militer dari wilayah semi-otonomi pimpinan Kurdi di bagian timur laut Suriah.

Otoritas di wilayah semi-otonomi itu, pada bulan Juli mengeluarkan amnesti umum bagi orang-orang Sutiah yang ditahannya.

Reber Kalo, seorang petinggi dari pasukan keamanan Asayish, mengatakan kepada AFP bahwa berdasarkan amnesti itu sebanyak tersangka anggota Daesh sudah dilepaskan pada hari Senin.

Mereka merupakan kelompok kedua dari total 1.000-1.500 orang yang akan dibebaskan berdasarkan amnesti tersebut.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Menurut Kalo, amnesti tersebut hanya berlaku bagi orang Suriah dan tidak berlaku bagi orang-orang asing, serta hanya untuk mereka yang “tangannya tidak berlumuran darah” yang tidak pernah ikut bertempur dalam peperangan.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis bulan Juli, dikatakan bahwa amnesti umum itu dibuat berdasarkan rekomendasi yang dihasilkan dalam pertemuan suku-suku dan komponen-komponen Suriah yang digelar pada 25 Mei.

Seorang fotografer AFP di kota Hasakah, bagian timur laut Suriah, melihat sejumlah tahanan diserahkan oleh pasukan keamanan Kurdi kepada para pemimpin suku.

SDF, yang didominasi oleh Kurdi juga ada orang-orang Arab di dalamnya. Sebelum ini SDF juga pernah melepaskan sejumlah tahanan yang dituduh berkaitan dengan Daesh setelah mendapatkan jaminan dari para pemimpin suku.

ISIS pada 2014 berhasil menguasai wilayah Suriah yang cukup luas. Namun, pada 2019 pasukan internasional pimpinan Amerika Serikat yang dibantu oleh petempur-petempur SDF mengalahkan kelompok itu yang juga dikenal dengan sebutan Daesh atau IS.

Sejak itu, otoritas SDF menahan sekitar 56.000 orang, termasuk di antaranya 30.000 anak-anak, di 24 pusat-pusat penahanan di dua kamp — Al-Hol and Roj — yang berasal di bagian timur laut Suriah.

Selain anggota ISIS, yang ditahan di sana adalah istri dan anak atau anggota keluarganya, serta orang sipil yang kehilangan tempat tinggal yang berusaha melarikan diri dari daerah pertempuran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ISISsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya buzzer Banyak Telan Korban, Pemerintah Harus Inisiasi Gerakan Anti Cyber Bulliying
Tulisan selanjutnya Garda Bangsa Siap Hadapi Pihak yang Gelar Muktamar PKB Tandingan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?