Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jadi Mata-mata China Bekas Opsir CIA Dihukum Penjara 10 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 September 2024 18:44 6:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 September 2024 18:44
Bagikan
Kantor CIA.
Bagikan

Hidayatullah.com– Bekas opsir dinas intelijen CIA bernama Alexander Yuk Ching Ma hari Rabu (12/9/2024) dijatuhi hukuman penjara 10 tahun setelah dinyatakan bersalah menyerahkan informasi pertahanan rahasia milik Amerika Serikat kepada mata-mata China.

Hukuman tersebut merupakan hasil kesepakatan hukum antara pihak kejaksaan dan terdakwa, kata Departemen Kehakiman AS. Terdakwa berupaya untuk menghindari hukuman yang lebih berat dengan mengakui perannya dalam pembocoran informasi rahasia ke dinas intelijen Shanghai State Security Bureau (SSSB).

Ma, yang sekarang berusia 71 tahun, bekerja untuk CIA dari 1982 sampai 1989. Dia dituduh berkonspirasi dengan seorang kerabatnya, yang juga bekerja untuk dinas intelijen AS itu, untuk mengirimkan “sejumlah besar” informasi pertahanan nasional kepada mata-mata China dengan imbalan uang $50.000 pada 2001.

Dua tahun kemudian, Ma melamar sebagai ahli bahasa di kantor lapangan FBI di Hawaii.

“FBI, yang mengetahui hubungan Ma dengan intelijen (China), mempekerjakan Ma sebagai bagian dari tipu muslihat untuk memantau dan menyelidiki aktivitas dan kontaknya dengan SSSB,” kata Departemen Kehakiman, seraya menambahkan bahwa dia bekerja paruh waktu di FBI antara tahun 2004 dan 2012, lansir DW.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Warga negara AS kelahiran Hong Kong itu pertama kali ditangkap pada Agustus 2020.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatchinaCIAintelijen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Australia Cabut Medali Penghargaan Komandan Pasukannya di Afghanistan
Tulisan selanjutnya Demi Julukan Pahlawan dan Uang Lembur Petugas Damkar Menyulut Kebakaran Hutan di Chile

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?