Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

UNICEF: Satu dari 8 Perempuan Mengalami Serangan Seksual Sebelum Berusia 18 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2024 15:22 3:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Oktober 2024 15:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 370 juta anak perempuan dan wanita yang hidup saat ini, atau satu dari delapan di seluruh dunia, mengalami pemerkosaan atau serangan seksual sebelum berusia 18 tahun, menurut UNICEF.

Jumlah tersebut meningkat menjadi 650 juta, atau satu dari lima, apabila memperhitungkan bentuk-bentuk kekerasan seksual “non-kontak”, seperti pelecehan daring atau pelecehan verbal.

Laporan itu mengatakan bahwa meskipun anak perempuan dan wanita adalah pihak yang paling terkena dampak, 240 hingga 310 juta anak laki-laki dan pria, atau sekitar 1 dari 11, juga pernah mengalami pemerkosaan atau kekerasan seksual di masa kanak-kanak.

“Skala pelanggaran hak asasi manusia ini sangat besar, dan sulit untuk dipahami sepenuhnya disebabkan adanya stigma, tantangan dalam pengukuran, dan terbatasnya investasi dalam pengumpulan data,” kata UNICEF dalam laporannya yang dirilis hari Rabu (9/10/2024) seperti dilansir Reuters.

Laporan itu merupakan laporan global pertama tentang pelanggaran seksual terhadap anak yang pernah disusun UNICEF.

Baca Juga

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Laporan tersebut dimunculkan menjelang pembukaan Global Ministerial Conference on Ending Violence Against Children yang akan digelar di Kolombia bulan depan.

UNICEF mengatakan kekerasan seksual terjadi tanpa mengenal batas geografis, budaya, dan ekonomi. Kawasan Afrika Sub-Sahara memiliki jumlah korban tertinggi, yaitu 79 juta anak perempuan dan wanita, atau 22 persen dari mereka yang terkena dampak secara global. Asia Timur dan Tenggara menyusul dengan angka 75 juta, atau 8 persen.

Dalam datanya mengenai wanita dan anak perempuan, UNICEF memperkirakan 73 juta orang, atau 9 persen, terdampak di Asia Tengah dan Selatan; 68 juta, atau 14 persen, di Eropa dan Amerika Utara; 45 juta, atau 18 persen, di Amerika Latin dan Karibia, dan 29 juta, atau 15 persen, di Afrika Utara dan Asia Barat.

Di kawasan Oseania, angkanya mencapai 6 juta, atau memiliki persentase tertinggi, yaitu 34 persen.

Risiko terjadinya kejahatan seksual terhadap anak perempuan dan wanita semakin tinggi di daerah yang banyak pengungsinya, menurut laporan itu.

Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell menyebut kekerasan seksual menimbulkan trauma yang mendalam dan berkepanjangan pada anak yang mengalaminya. Malangnya, mereka sering kali dicabuli oleh orang-orang di sekitarnya yang mereka kenal atau mereka percayai, di tempat yang seharusnya membuat mereka merasa aman.

UNICEF mengatakan sebagian besar kekerasan seksual pada anak terjadi pada masa remaja, khususnya antara usia 14 dan 17 tahun, dan mereka yang mengalaminya menghadapi risiko lebih tinggi terhadap penyakit menular seksual, penyalahgunaan zat terlarang atau narkoba dan gangguan kesehatan jiwa.

UNICEF mengatakan bahwa estimasi mereka didasarkan pada survei perwakilan nasional yang dilakukan antara tahun 2010 dan 2022 di 120 negara dan wilayah. Sementara estimasi untuk anak laki-laki dan pria diperoleh dari sumber data yang lebih luas dan penerapan beberapa metode tidak langsung.

Peningkatan investasi dalam pengumpulan data diperlukan untuk lebih memahami masalah itu dalam skala yang lebih lengkap, kata UNICEF, mengingat masih banyak kesenjangan data terutama untuk masalah yang dialami kalangan anak laki-laki.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kekerasan seksualUNICEF
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Salman Pulih dari Infeksi Paru-Paru
Tulisan selanjutnya BRIN: Internet Pengaruhi Peningkatan Hubungan Seks Remaja sebelum Menikah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

4 Juni 2026 21:20
Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

4 Juni 2026 14:01
Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?