Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

China Tutup Ribuan Sekolah TK

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2024 13:59 1:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Oktober 2024 13:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– China menutup ribuan sekolah taman kanak-kanak (TK) disebabkan penurunan tajam angka kelahiran menyebabkan jumlah anak yang mendaftar sekolah itu juga menurun.

Pada 2023, jumlah sekolah TK berkurang lebih dari lima persen, dengan 14.808 penutupan, menandai penurunan dua tahun berturut-turut. Pendaftaran menurun 11, 55 persen atau 5,35 juta anak, menjadi sekitar 40,9 juta anak yang didaftarkan bersekolah di TK, yang merupakan penurunan berturut-turut selama tiga tahun.

Sekolah dasar di seluruh penjuru China juga berkurang 3,8 persen jumlahnya.

Hanya sembilan juta kelahiran yang tercatat di China pada tahun 2023 – terendah sejak tahun 1949.

“Pengelola TK perlu melakukan penyesuaian secara strategis untuk menghadapi tantangan baru, seperti memperluas pendidikan anak usia dini supaya mencakup anak di bawah usia tiga tahun dan membangun sistem perawatan-pendidikan terpadu,” kata He Yafu, seorang demograf independen berbasis di Provinsi Guangdong seperti dikutip South China Morning Post Selasa (29/10/2024).

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Pekan lalu, China dikabarkan memulai survei besar-besaran untuk menyelidiki kekhawatiran masyarakat tentang memiliki anak, di tengah terus menurunnya angka kelahiran meskipun pemerintah sebelumnya telah melakukan inisiatif untuk meningkatkan angka kelahiran.

Survei itu, yang akan melibatkan 30.000 peserta dari 1.500 komunitas, bertujuan untuk mengungkap alasan di balik keengganan tersebut dan menginformasikan ke masyarakat tentang kebijakan pemerintah untuk menaikkan angka kelahiran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:china
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gaya Hidup Mudahkan Kaum Muda Beresiko Mudah Terserang Jantung
Tulisan selanjutnya Pendiri ByteDance Pemilik TikTok Jadi Orang Terkaya China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?