Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Intelijen Kanada Bilang India Pakai Teknologi Siber untuk Melacak Separatis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 November 2024 19:50 7:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 November 2024 19:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dinas intelijen Kanada memperingatkan bahwa India menggunakan teknologi siber untuk melacak kalangan separatis di luar negeri.

Hal itu dikemukakan Communications Security Establishment (CSE) sehari setelah pemerintah negara itu menuduh seorang pejabat tinggi India mengizinkan dilakukannya kekerasan – yang mencakup pembunuhan – terhadap seorang aktivis Sikh di Vancouver.

CSE mengatakan India menggunakan teknologi siber “untuk melacak dan mengawasi gerak-gerik para aktivis dan pembangkang yang tinggal di luar negeri” serta meningkatkan serangan siber terhadap jaringan pemerintah Kanada.“

Jelas bahwa kita melihat India menjadi aktor ancaman [cyber] yang baru muncul,” kata Caroline Xavier, kepala CSE, dalam konferensi pers hari Rabu (30/10/2024) seperti dilansir AFP.

Kanada adalah rumah bagi komunitas Sikh terbesar di luar India, dan banyak orang India penganut ajaran Sikh yang mendukung pembentukan Khalistan – negara Sikh merdeka – bermukim di Kanada.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Ottawa menuduh India mendalangi pembunuhan warga negara naturalisasi Kanada Hardeep Singh Nijjar di Vancouver pada tahun 2023. Pria berusia 45 tahun itu merupakan juru kampanye “Khalistan” terkemuka.

Dalam laporan CSE dikatakan bahwa menyusul tuduhan Kanada terhadap India, “kelompok hacktivist pro-India” meluncurkan serangan DDoS – membanjiri sistem dengan lalu lintas online sehingga tidak dapat diakses oleh pengguna yang sah – yang melumpuhkan berbagai situs web Kanada termasuk situs publik milik militer.

Disebabkan tuduhan Ottawa bahwa pejabat India terlibat pembunuhan aktivis Sikh, Delhi dan Ottawa awal bulan ini saling mengusir duta besar dan diplomat seniornya.

Empat warga India sudah ditangkap oleh aparat Kanada dalam kaitannya dengan kasus-kasus tindak kekerasan terhadap orang-orang Sikh.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiakanadasiberSikh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seribuan Sukarelawan Gabung Gerakan Penghijauan Madinah
Tulisan selanjutnya Ekspor Mi Instan Korea Selatan Tembus $1 Miliar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?