Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Separuh Perusahaan Bersertifikat Halal di Malaysia Bukan Pengusaha Pribumi

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 November 2024 14:29 2:29 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 November 2024 14:50
Bagikan
Tanda sertifikasi halal Malaysia
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebanyak 57 persen atau 5.449 perusahaan yang memiliki sertifikat halal merupakan pengusaha non-Bumiputera (bukan pribumi).

Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Agama) Dr Mohd Na’im Mokhtar mengatakan, jumlah tersebut tercatat dari 9.520 perusahaan yang terdaftar sebagai pemegang Sertifikat Sertifikasi Halal (SPHM) Malaysia per 10 November.

Berdasarkan catatan terakhir hingga 10 November 2024, total pemegang SPHM sebanyak 9.520 perusahaan.

“Dari jumlah itu, sebanyak 5.449 perusahaan merupakan pemegang SPHM dari kalangan non-Bumiputera dengan rasio sebesar 57 persen,” dalam jawaban tertulis di laman Parlemen, dilansir Berita Harian Malaysia.

“Jumlah pemegang SPHM Bumiputera ini berjumlah 3.803 perusahaan, yaitu 40 persen dan sisanya tiga persen (268 perusahaan) dari pemegang SPHM milik asing,” ujarnya.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Ia menjawab pertanyaan Aminolhuda Hassan (PH-Sri Gading) tentang rencana Departemen Pembangunan Islam Malaysia (JAKIM) untuk menarik lebih banyak pengusaha Bumiputera untuk memiliki sertifikat halal.

Hal ini mengikuti statistik yang menunjukkan bahwa 72 persen produk berstatus halal dimiliki oleh non-Bumiputera.

Mohd Na’im mengatakan JAKIM dan Majelis Agama Islam Negara (MAIN) atau Departemen Agama Islam Negara (JAIN) selalu mencari pendekatan terbaik untuk mencapai tujuan tersebut.

“Dalam upaya menarik lebih banyak pengusaha Bumiputera untuk memiliki sertifikat halal, kolaborasi strategis dengan pemangku kepentingan seperti MARA, Bumiputera Agenda Leadership Unit (TERAJU), Kamar Dagang Melayu Malaysia (DPMM) dan lembaga pendampingan terus dilakukan,” katanya.

“Diimplementasikan dalam bentuk sesi pelibatan, penyelenggaraan program bimbingan dan penyadaran dan lain-lain.”

“Di antara rencana khusus yang disusun bersama GiatMARA saat ini adalah menargetkan 12 pusat GiatMARA lagi mendapatkan sertifikasi halal untuk skema tempat makan pada tahun 2025.”

“JAKIM juga berencana melanjutkan pelaksanaan program HoT di beberapa lokasi yang teridentifikasi bersama MAIN dan JAIN pada tahun 2025,” ujarnya, seperti lagi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bumiputeraMalaysiaperusahaan Malasysiapribumisertifikasi MalaysiaSertifikat Halal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakar UGM: Impor Susu Efesien, tapi Peternak Lokal Hancur, Tugas Pemerintah Melindungi
Tulisan selanjutnya Susu Lokal YLKI Desak Pemerintah Tinjau Ulang Kuota Susu Lokal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?