Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Banyak Makan Guna Hindari Wajib Militer Pria Korsel Dihukum Bui

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 November 2024 07:02 7:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 November 2024 07:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di Korea Selatan menyatakan bersalah seorang pria yang berusaha menghindari keharusan mengikuti program wajib militer dengan cara banyak makan sehingga obesitas.

Pria berusia 26 tahun itu mulai sengaja banyak makan menjelang waktu pelaksanaan tes fisik bagi peserta wajib militer, kata hakim di pengadilan Seoul. Dalam tes itu dia dinyatakan obesitas, sehingga mendapatkan posisi non-tempur di sebuah badan pemerintah.

Hakim pada 13 November menjatuhkan hukuman percobaan penjara satu tahun atas pria itu. Seorang temannya, yang membantu merancang aturan khusus yang melipatgandakan asupan makanan hariannya, diganjar hukuman percobaan enam bulan, lapor surat kabar Korea Herald hari Ahad (24/11/2024).

Semua pria Korea Selatan berusia di atas 18 tahun yang sehat fisiknya diharuskan mengikuti program wajib militer sedikitnya selama 18 bulan.

Menurut laporan Korea JoongAng Daily, terdakwa dinyatakan layak untuk ditempatkan di satuan tempur saat menjalani tes fisik pertama kali pada 17 November 2017. Namun, dia terus menunda-nunda kewajiban itu dengan berbagai alasan seperti mengikuti ujian masuk perguruan tinggi dan berbagai kursus. Saat menjalani pemeriksaan akhir tahun lalu, dia sudah berubah menjadi pria gendut berbobot lebih dari 120 kilogram dan terkategori obesitas. Konon, dia memutuskan pada September 2022 untuk menjadi sangat gemuk untuk menghindari wajib militer.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Temannya, yang dituduh menyarankan dan mendorong supaya pria itu makan banyak, membantah semua dakwaan. Dia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menyangka bahwa temannya tersebut benar-benar akan melakoni cara demikian itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Korea Selatanobesitaswajib militer
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Sampaikan Terima Kasih setelah UEA Libatkan Indonesia dalam Misi Kemanusian Gaza
Tulisan selanjutnya Volkswagen Tetap akan Tutup 3 Pabrik dan PHK Ribuan Karyawan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?