Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Negara Bagian Assam India Melarang Makan Daging Sapi di Tempat Umum

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Desember 2024 06:34 6:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Desember 2024 06:33
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com– Negara bagian Assam di timur laut India mengeluarkan larangan memakan daging sapi di tempat-tempat umum termasuk restoran dan acara-acara.

Larangan itu merupakan perluasan dari peraturan yang sudah ada sebelumnya yang melarang penjualan daging sapi di tempat-tempat yang dekat dengan rumah ibadah tertentu seperti kuil Hindu, kata Menteri Kepala Himanta Biswa Sarma.

Namun, daging sapi masih bisa dibeli dari toko-toko dan disantap di rumah atau tempat-tempat privat, kata kepala pemerintahan negara bagian Assam itu hari Rabu (4/12/2024) seperti dilansir BBC.

Konsumsi daging sapi merupakan isu sensitif di India, karena sapi merupakan hewan yang dipertuhankan oleh Hindu, agama yang dianut oleh 80% penduduknya.

Beberapa negara bagian yang pemerintahannya dikuasai oleh partai Hindu nasionalis Bharatiya Janata Party (BJP) pimpinan PM Narendra Modi – yang juga menguasai Assam – memberlakukan berbagai larangan terkait daging sapi dan penyembelihan sapi.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Sekitar dua pertiga dari 28 negara bagian di India, yang kebanyakan saat ini diperintah BJP, memberlakukan larangan sebagian atau penuh penyembelihan sapi dan konsumsi daging sapi, meskipun konsumsi daging kerbau – hewan yang merupakan sepupu sapi – masih diperbolehkan di sejumlah tempat.

Larangan-larangan tersebut kerap dijadikan alasan oleh mayoritas Hindu untuk menindas kaum minoritas Muslim dan Dalit (kalangan masyarakat terbuang di masyarakat India yang menganut sistem kasta), yang mengonsumsi daging sapi sebagai sumber protein berharga murah.

Di Assam, penjualan dan pembelian daging sapi dilarang pada 2021 di daerah-daerah pemukiman Hindu, Jain dan Sikh – yang biasanya tidak menyantap daging sapi. UU yang sama melarang penjualan daging sapi di tempat-tempat yang berdekatan dengan kuil-kuil tempat ibadah mereka.

Sarma mengatakan bahwa larangan terbaru itu akan ditambahkan pada UU yang sudah ada.

Sarma sendiri, menurut klaim oposisi Partai Kongres, membagikan daging sapi saat masa kampanye untuk memenangkan pemilu belum lama ini di daerah Samaguri, yang berpenduduk mayoritas Muslim. Tuduhan ini dibantah oleh BJP.

Anggota legislatif dari Partai Kongres, Rakibul Hussain, mengatakan dengan pembagian daging sapi itu berarti Sarma mengkhianati nilai-nilai nasionalis Hindu yang dianutnya.

Komentar itu membuat geram Sarma, yang pada hari Rabu mengatakan bahwa dia akan memberlakukan larangan penuh atas daging sapi di negara bagian Assam, jika itu yang diinginkan Partai Kongres.

Sementara itu politisi dari All India United Democratic Front, Hafiz Rafiqul Islam, mempertanyakan larangan tersebut. “Jika mereka tidak melarang daging sapi di Goa dan negara-negara bagian lain di utara, kenapa di Assam dilarang?”

Penjualan dan konsumsi daging sapi masih diperbolehkan di sejumlah negara bagian lain di India, termasuk di Goa dan Arunachal Pradesh, yang diperintah BJP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AssamIndiasapi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Angka Bunuh Diri di ‘Israel’ Terus Naik, Kesehatan Mental Tentara Jadi Sorotan
Tulisan selanjutnya Jual Boneka Disertai Tautan ke Situs Porno Produsen Boneka Barbie Digugat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?