Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kisah Ahmad Al-Tatari, Pilot Suriah yang Dipenjara 43 Tahun Usai Rekannya Membelot

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 Desember 2024 03:34 3:34 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 Desember 2024 05:00
Bagikan
Pilot Suriah yang dipenjara karena rekannya membelot
Bagikan

Hidayatullah.com – Ragheed Ahmad al-Tatari, yang dijuluki oleh para aktivis hak asasi manusia sebagai salah satu tahanan politik terlama di dunia, keluar dari penjara pada hari Ahad setelah kelompok oposisi memasuki Damaskus dan memaksa Bashar al-Assad untuk melarikan diri.

Al-Tatari menghabiskan 43 tahun di balik jeruji besi di berbagai penjara Suriah. Dia menjadi salah satu dari ratusan orang yang dibebaskan setelah mendekam di penjara-penjara yang terkenal kejam selama bertahun-tahun tanpa komunikasi dengan dunia luar. Al-Tatari dibebaskan dari Penjara Pusat Adra di Damaskus.

Sebagai mantan pilot angkatan udara Suriah, ia dipenjara oleh rezim pada tahun 1981 setelah salah satu rekannya membelot ke Yordania dengan jet tempur. Tatari dituduh membantunya melarikan diri.

Setelah menghabiskan dua tahun di sel isolasi di Penjara Mezzeh, al-Tatari dipindahkan ke Penjara Tadmor (Palmyra) yang terkenal kejam, di mana ia tinggal sampai tahun 2000.

Dia kemudian dipindahkan ke fasilitas terkenal lainnya, Penjara Sednaya, dan pada tahun 2011 ke Penjara Pusat Adra di Damaskus. Pengadilan militer yang menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup hanya membutuhkan waktu satu menit untuk memutuskan nasibnya.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Kisah-kisah penyiksaan di penjara tersebut merupakan hal yang terus muncul dalam kesadaran masyarakat Suriah.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa penangkapan oleh pemerintah di Suriah “sengaja dilakukan untuk menanamkan rasa takut di kalangan penduduk sipil.”

Selama berada di penjara, al-Tatari mengisi waktunya dengan menjadi seniman dan pematung, menciptakan karya-karya rumit dari remah-remah roti, gula, asam sitrat, dan biji zaitun.

Dia juga menggelar turnamen catur, membuat bidak-bidak dari adonan roti dan menggambar papan catur di atas selembar kain.

Vail, putranya, yang kini berusia 40-an tahun, menceritakan kenangannya tumbuh besar tanpa ayahnya. Ibunya mengatakan bahwa ayahnya telah “pergi.”

“Setiap kali saya melihat orang asing berjalan sendirian, saya berpikir, ‘Mungkin itu ayah saya’. Saya akan pergi ke pintu dan menunggu. Tapi tidak pernah terjadi apa-apa. Setelah beberapa tahun, hal itu menjadi tak tertahankan, dan saya berhenti melakukannya,” kata Vail dalam sebuah wawancara sebelumnya, lansir TRT World pada Ahad (09/12/2024).

Selama bertahun-tahun, berbagai versi penangkapan al-Tatari telah beredar, termasuk klaim bahwa hal itu disebabkan oleh penolakannya untuk mengebom kota Hama, Suriah, atau kegagalannya untuk melaporkan desersi rekan-rekannya.

Salah satu versi yang beredar di media sosial adalah bahwa “kejahatan” yang dilakukannya adalah mengalahkan putra presiden rezim Hafez al-Assad, Bassel, dalam sebuah pacuan kuda. Dengan menang, ia menunjukkan “rasa tidak hormat” kepada keluarga Assad.

The Syrian Campaign, sebuah organisasi hak asasi manusia yang telah mempelajari kasusnya, mengkonfirmasi bahwa ia adalah tahanan politik terlama di Suriah.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bashar al-AssadKonflik Suriahoposisi suriahsuriahtahanan politiktahanan suriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bashar Al Assad dan Keluarga mendapatkan suaka di Moskow Rusia Media Rusia: Bashar Al-Assad dan Keluarganya Berada di Moskow
Tulisan selanjutnya Mayat Tercabik-Cabik, Serangan Udara ‘Israel’ Bunuh 16 Warga Palestina di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?